Jaga Kesehatan Mental Warga, Pemprov DKI Gencarkan Program JakCare hingga Skrining Jiwa Gratis

Sabtu 18 Apr 2026, 23:18 WIB
Ilustrasi seorang penderita gangguan kesehatan mental. (Sumber: Freepik/@freepik)

Ilustrasi seorang penderita gangguan kesehatan mental. (Sumber: Freepik/@freepik)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus memperkuat upaya penanganan kesehatan mental masyarakat di tengah meningkatnya tekanan hidup perkotaan.

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyampaikan pemerintah tidak hanya mencermati data peningkatan gangguan kesehatan mental, tetapi juga langsung menghadirkan solusi nyata di lapangan.

"Program yang sudah dilakukan Pemprov DKI untuk menangani kesehatan mental Pemprov DKI tidak hanya mengakui data ini, tetapi langsung bertindak dengan program-program konkret," kata Chico kepada Poskota, Sabtu, 18 April 2026.

Chico mengatakan, JakCare digagas sebagai program unggulan untuk memberikan layanan konsultasi psikologis gratis 24 jam melalui telepon atau aplikasi JAKI.

Baca Juga: Aduan Parkir Liar di Aplikasi JAKI Diduga Dimanipulasi AI, Pemprov DKI Akui Kesalahan Validasi dan Akan Evaluasi Sistem

"Ini adalah pertolongan pertama psikologis yang mudah diakses oleh semua warga," ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jakarta juga menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencakup skrining kesehatan jiwa secara massal di puskesmas dan posyandu.

"Program ini telah menjangkau jutaan warga dewasa dan lansia," ucapnya.

Tak hanya itu, penguatan layanan psikolog klinis di puskesmas serta edukasi dan workshop kesehatan mental turut digencarkan di sekolah, perkantoran, hingga komunitas untuk mengurangi stigma terhadap isu kesehatan mental.

Baca Juga: Viral! Lapor Parkir Liar Lewat JAKI, Warga Malah Terima Bukti Editan AI

"Penguatan layanan psikolog klinis di puskesmas. Edukasi dan workshop kesehatan mental di sekolah, kantor, dan komunitas untuk mengurangi stigma," katanya.


Berita Terkait


News Update