Lawan Derasnya Arus untuk Menangkap Ikan Sapu-sapu

Jumat 17 Apr 2026, 20:53 WIB
Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Balai Benih Ikan Kalideres, Jakarta Barat, saat menangkap ikan sapu-sapu di Kali TSI, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat, 17 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) Balai Benih Ikan Kalideres, Jakarta Barat, saat menangkap ikan sapu-sapu di Kali TSI, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat, 17 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

"Karena ada batu-batu apa segala macem, pas narik lagi nggak bakal bisa keluar mulus lah tangan udah pasti rusak serab," tutur dia.

Disampaikam Yusuf, saat penyisiran menangkap ikan sapu-sapu, dirinya juga mendapatkan jenis ikan lain diantaranya ikan nila, sepat, dan sejenisnya. Nila disebut juga merupakan salah satu jenis ikan invasif.

"Sebenernya kalau betok sama sepat kan dia memang ikan endemik, bagus ya. Tapi kalau kayak nila itu masih invasif tapi enggak separah kayak sapu-sapu," ucap dia.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan, ada sebanyak lebih dari 20 kilogram ikan sapu-sapi yang berhasil ditangkap petugas pada kegiatan yang berlangsung pagi tadi.

Baca Juga: Pendapatan DKI Rp9,57 Triliun, Pramono Sebut Ekonomi Jakarta Tahan Tekanan Global

"Di titik ini sudah dapat 20 kilo, tapi ini baru awal. Nanti kita bertahap, kita terus menyusuri kali ini, dan teman-teman nanti kita harapkan sebelum salat Jumat ini sudah kita selesaikan ya. Saya yakin ini akan dapat banyak kalau memang kita lakukan secara lebih luas jangkauannya," kata Iin kepada wartawan, Jumat, 17 April 2026.

Dalam kegiatan ini, Pemkot Jakarta Barat memberikan hadiah menarik kepada masyarakat yang berhasil menangkap ikan sapu-sapu dalam jumlah yang banyak dan melimpah.

Dalam kegiatannnya, setiap kelompok yang menangkap ikan sapu-sapu mendapatkan hadiah berupa uang tunai yakni Rp25 ribu untuk satu kilogram ikan sapu-sapu.

"Jadi nanti satu grup bisa menikmati bersama, dan kita juga akan ajak mereka refreshing jalan-jalan ke Ancol," kata Iin.

Setelah ditangkap, ikan sapu-sapu tersebut tidak untuk dikonsumsi, melainkan akan dikubur di Sentra Flora Semanan guna mencegah penyalahgunaan. (pan)


Berita Terkait


News Update