"Untuk kedelai lokal sebesar 11.400 per kilogram, sementara untuk kedelai impor sebesat 12.000 per kilogram," jelas Hasudungan.
Hasudungam menambahkan sekaligus menegaskan, dari 45 pengrajin tahu temped di Jakarta, ditemukan kenaikan harga kedelao bervariasi. Artinya masih terdapat pedagang yang menjual diatas harga HAP.
"Walaupun sebagian besar masih sesuai HAP dengan besaran harga rata-rata 10.200 sampai 11.000 per kilogram, untuk ketersediaan kedelai di tingkat perajin secara umum cukup," tutur dia.
Baca Juga: Harga Plastik di Kabupaten Tangerang Alami Kenaikan Hingga 70 Persen, Omset Pedagang Turun Drastis
Sebagai tambahan, lanjut Hasudungan, saat ini sebagian besar kebutuhan kedelai di DKI Jakarta 95 persen diserap oleh pengrajin tahu tempe.
"Dan hanya 5 persen saja yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan di luar itu," katanya. (pan)
