2 Terluka Disabet Samurai, 7 Pelajar Diamankan dan Satu Ditahan

Sabtu 11 Apr 2026, 10:03 WIB
Ilustrasi tawuran pelajar. (Sumber: Poskota/Arif)

Ilustrasi tawuran pelajar. (Sumber: Poskota/Arif)

CARENANG, POSKOTA.CO.ID - Tim Unit Reskrim Polsek Carenang bersama personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang mengamankan tujuh pelajar yang diduga terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Carenang–Gunung Kaler, tepatnya di Kampung Kidongdong, Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Kamis, 9 April 2026 kemarin.

Peristiwa tawuran tersebut mengakibatkan dua pelajar mengalami luka serius pada bagian kaki akibat sabetan senjata tajam jenis samurai. Kedua korban diketahui berinisial MA dan ES yang merupakan pelajar SMPN 2 Carenang.

Akibat luka yang diderita, kedua korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk mendapatkan penanganan medis. Keduanya mengalami luka terbuka cukup parah di bagian kaki kanan.

Ketujuh pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut diamankan petugas di rumah masing-masing yang berada di wilayah Kecamatan Kibin dan Binuang, Kabupaten Serang, pada Jumat sore, 10 April 2026.

Baca Juga: Antisipasi Tawuran Pelajar, Kapolsek Limo Blusukan ke Sekolah

Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara, satu pelajar berinisial AB, 16 tahun, telah ditetapkan sebagai anak pelaku yang berhadapan dengan hukum atau tersangka. Ia diduga sebagai pelaku utama yang melakukan penyerangan menggunakan samurai.

Sementara enam pelajar lainnya masih berstatus sebagai saksi dan diwajibkan untuk melakukan wajib lapor guna kepentingan penyidikan lebih lanjut

Kasatreskrim Polres Serang Andi Kurniady ES menjelaskan bahwa peristiwa tawuran terjadi saat kedua korban dalam perjalanan pulang sekolah.

“Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat korban MA dan ES pulang sekolah dengan menggunakan satu sepeda motor,” ujar Andi Kurniady kepada Poskota, Sabtu, 11 April 2026.

Baca Juga: Lagi, Tawuran Pelajar di Depok Memakan Korban Jiwa

Ia menambahkan, saat melintas di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan kelompok pelaku yang datang dari arah berlawanan dan langsung melakukan penyerangan.


Berita Terkait


News Update