Oleh : Joko Lestari
POSKOTA.CO.ID – Pemerintah telah memastikan bahwa harga BBM bersubsidi ( pertalite dan biosolar) tidak akan naik hingga akhir tahun 2026 ini guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
Lantas bagaimana dengan BBM nonsubsidi? Jawabnya, pemerintah masih mengkaji kemungkinan atas kenaikan harga BBM nonsubsidi. Hasil kajian nantinya akan disampaikan ke publik, jika prosesnya telah rampung.
“Mantap. Sudah ketok palu, harga pertalite dan biosolar tidak akan naik sepanjang tahun ini,” kata bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.
“Terima kasih pemerintah yang tetap peduli kepada rakyat kecil dengan tidak mengurangi subsidi BBM,” tambah Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Masjid Tempat Singgah Para Pemudik
“Apa jadinya jika harga BBM subsidi naik, efek domino akan terjadi. Harga barang dan jasa akan naik, ongkos angkutan jadi naik, belum lagi harga sembako,” urai mas Bro.
“Naik nggak apa, kalau penghasilan kita juga ikut naik setara dengan dua kali lipat dari kenaikan harga BBM,” kata Heri.
“Kok berharap kenaikan penghasilan dua kali lipat, apa alasannya,” tanya Yudi.
“Loh, kalau kenaikan penghasilan setara dengan kenaikan harga BBM, tidak akan mampu mengkover beragam kenaikan yang terjadi, akhirnya daya beli masyarakat melemah,” urai Heri.
