Baca Juga: Apa Itu El Nino Godzilla? Ini Prediksi Terjadi dan Dampaknya bagi Indonesia
Kebutuhan Pangan Nasional Dipastikan Aman 11 Bulan
Dengan total ketersediaan yang ada, pemerintah memperkirakan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi dalam jangka panjang, bahkan melewati puncak musim kekeringan akibat El Nino.
“Artinya 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman. Sedangkan kekeringan 6 bulan. Berarti aman kan?” ujarnya.
Strategi Penguatan Produksi Pertanian Terus Digenjot
Untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerintah telah menjalankan berbagai langkah strategis, mulai dari peningkatan pompanisasi hingga optimalisasi lahan rawa.
“Aku tambah pompanisasi. Ya, mudah-mudahan 40 ribu. Jadi, semakin kuat. Jadi, enggak usah khawatir El Nino karena pertahanan kita kuat. Karena kita sudah ada pompanisasi, sudah ada irigasi, kemudian oplah tanah rawa yang kita tanami dulu, kita perbaiki irigasinya, tanam 1 kali, jadi 2 kali, 3 kali,” jelasnya.
Amran pun mengajak masyarakat untuk tidak khawatir terhadap kondisi cuaca ekstrem, karena pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi yang matang. “Jadi, sudah aman. Pangan aman,” tegasnya.
Baca Juga: Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas
Hasil Kolaborasi Nasional di Tengah Tantangan Global
Menutup pernyataannya, Amran menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menghadapi potensi krisis global.
“Beras kita melimpah. Kita syukuri ya, inilah buah gagasan besar Bapak Presiden. Beliau membuat gagasan besar, kita kolaborasi di bawah, bekerja bersama-sama, sehingga hasilnya hari ini kita nikmati, di saat geopolitik memanas, Alhamdulillah kita tenang-tenang saja, harga pangan baik, bahkan kita syukur dan melimpah,” tutupnya.
