Selain sektor energi, stabilitas perdagangan internasional juga terancam karena banyak negara bergantung pada jalur ini untuk distribusi barang. Situasi semakin memanas setelah pecahnya konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.
Serangan gabungan yang terjadi dilaporkan menewaskan lebih dari seribu orang dan memicu respons balasan dari Iran. Teheran kemudian meluncurkan serangan drone dan rudal ke sejumlah target, termasuk wilayah Israel serta beberapa negara di kawasan Teluk yang menjadi basis militer Amerika Serikat.
Baca Juga: Iran Buka Selat Hormuz untuk Negara Sahabat, Indonesia Belum Masuk Daftar Prioritas
Dunia Waspadai Dampak Kebijakan Iran
Aksi militer tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi global, terutama di sektor energi dan penerbangan.
Dengan perkembangan terbaru ini, perhatian dunia kini tertuju pada Selat Hormuz. Kebijakan baru yang tengah disiapkan Iran berpotensi menjadi titik balik penting yang dapat mengubah peta keamanan sekaligus ekonomi global dalam waktu dekat.
