"Ini pertanda bahwa akhir akan datang untuk PISSRAHELL," komentar seorang pengguna Instagram.
Baca Juga: AS Pasang Hadiah Rp169 Miliar: Buru Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
"Aku melihat ini dan itu sangat aneh. Seperti Tuhan sedang menghukum mereka. Atau Iran melatih beberapa burung," kata yang lainnya.
"Akhir Israel akan datang," ujar yang lainnya.
Meski demikian, beberapa pengguna lainnya menilai jika kedatangan gerombolan gagak di Tel Aviv berkaitan dengan hal-hal yang lebih ilmiah.
"Gagak memakan hewan yang baru mati termasuk tupai dan burung. Dengan semua pengeboman pasti ada banyak hewan mati, termasuk kucing liar yang mati," tulis seorang warganet.
Berdasarkan penjelasan yang dicantumkan akun @iran_officialnews, kemunculan burung gagak tersebut dapat dilihat dalam beberapa pandangan.
Jika dikaitkan dengan takhayul atau mitos, sejumlah masyarakat percaya bahwa kedatangan burung gagak merupakan sebuah tanda besar akan adanya bencana atau hal buruk yang datang.
Namun dalam ilmu pengetahuan, ahli ornitologi menjelaskan bahwa burung memiliki kepekaan atau sensitif terhadap suara dengan frekuensi rendah.
Oleh karena itu, fenomena ini dinilai merupakan reaksi atau dampak dari ledakan sonik dan intersepsi rudal yang terjadi terus menerus di wilayah tersebut.
