Interaksi hangat antara petugas dan pemudik terlihat di berbagai sudut posko. Saat melakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, seorang petugas sempat menyapa seorang pemudik yang sedang beristirahat.
“Bapak puasa tidak?” tanya petugas sambil memasang alat tensi di lengan pemudik tersebut.
Pemudik itu pun tersenyum dan menjawab singkat, “Puasa.”
Percakapan sederhana tersebut kemudian berlanjut dengan imbauan agar pemudik tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.
Baca Juga: Jalan Provinsi Kabupaten Lebak Dipastikan Siap Dilalui Pemudik Lebaran 2026
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. menegaskan bahwa momentum mudik juga memiliki makna penting dalam pembangunan keluarga.
“Mudik ini adalah acara pembangunan keluarga. Di momen inilah keluarga kembali berkumpul, memperkuat hubungan antaranggota keluarga, sekaligus menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai penting dalam kehidupan berkeluarga,” ujarnya di Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026.
Kehadiran Posko JAWARA MUDIK ini menjadi bagian dari komitmen Kemendukbangga/BKKBN untuk terus mendekatkan layanan dan edukasi kepada masyarakat di berbagai momentum strategis.
Sejalan dengan semangat “Membangun Keluarga Membangun Bangsa,” Kemendukbangga/BKKBN mendorong terciptanya keluarga Indonesia yang mandiri, tenteram, dan bahagia sebagai fondasi pembangunan bangsa.
