POSKOTA.CO.ID - Setelah kesuksesan Superman (2025), DC Studios kembali melanjutkan semesta barunya melalui film Supergirl. Film ini menjadi proyek layar lebar kedua dalam era kepemimpinan James Gunn dan Peter Safran yang tengah membangun ulang DC Universe dari nol.
Adaptasi dari komik Supergirl: Woman of Tomorrow karya Tom King dan Bilquis Evely tersebut menghadirkan Milly Alcock sebagai Kara Zor-El, sepupu Superman yang selama ini dikenal memiliki perjalanan hidup jauh lebih keras dibanding sang Man of Steel.
Sejak diumumkan, banyak penggemar bertanya-tanya apakah Supergirl akan mengikuti tradisi film superhero modern dengan menghadirkan adegan post-credits scene atau mid-credits scene. Pertanyaan itu muncul karena sejumlah film DC dan Marvel kerap menggunakan adegan tambahan setelah kredit untuk memberi petunjuk proyek berikutnya.
Namun, film terbaru DC ini mengambil pendekatan yang berbeda.
Baca Juga: Huawei MatePad Mini Terbaru Resmi Rilis, Usung Desain Tipis dan Ringan
Tidak Ada Post-Credits Scene dalam Film Supergirl
Jawabannya cukup sederhana: Supergirl tidak memiliki post-credits scene maupun mid-credits scene.
Keputusan tersebut menjadi hal yang menarik karena hingga saat ini James Gunn dan Peter Safran belum pernah secara resmi menjelaskan apakah tradisi adegan pascakredit akan menjadi bagian penting dari DC Universe versi baru mereka.
Alih-alih menyimpan petunjuk cerita masa depan dalam cuplikan singkat setelah kredit berakhir, film ini justru memilih mengungkap berbagai koneksi penting secara langsung di dalam alur utama cerita.
Penonton tidak perlu menunggu hingga lampu bioskop menyala untuk mengetahui arah masa depan karakter-karakter DC. Berbagai perkembangan penting sudah diperlihatkan sepanjang film, termasuk kerja sama Supergirl dengan Lobo yang diperankan Jason Momoa.
Selain itu, film ini juga memperlihatkan keputusan penting yang diambil Kara Zor-El dan disampaikan secara langsung kepada Superman yang diperankan David Corenswet.
Pendekatan tersebut membuat cerita terasa lebih terbuka dan tidak bergantung pada adegan tambahan sebagai alat promosi proyek berikutnya.
