BANTEN, POSKOTA.CO.ID - Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa arus mudik Lebaran, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menghadirkan Posko JAWARA MUDIK (Jaga Keluarga Wujudkan Anak Bebas Stunting di Jalur Mudik) di Terminal Pakupatan, Kota Serang, Provinsi Banten pada 13-16 Maret 2026.
Posko ini menjadi salah satu titik layanan Kemendukbangga/BKKBN bagi para pemudik yang melintas di jalur mudik wilayah Banten.
Melalui posko tersebut, petugas Kemendukbangga/BKKBN memberikan berbagai layanan kepada pemudik, mulai dari konseling keluarga, edukasi kesehatan reproduksi, hingga penyampaian informasi mengenai program keluarga berencana (KB).
Edukasi kepada masyarakat juga dilakukan melalui Mobil Unit Penerangan (Mupen) Bangga Kencana dan Satyagatra Mobile sebagai sarana komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) bagi keluarga.
Baca Juga: 95 Persen Jalur Mudik di Karawang Dalam Kondisi Baik
Selain layanan edukasi, posko ini juga menyediakan berbagai fasilitas yang ramah keluarga. Pemudik dapat memanfaatkan ruang istirahat keluarga yang dilengkapi makanan dan minuman, taman bermain anak (playground), serta ruang laktasi bagi ibu menyusui.
Di lokasi yang sama, tersedia pula layanan kontrasepsi pil sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keluarga berencana.
Petugas juga memberikan layanan kesehatan sederhana bagi para pemudik, seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan asam urat, serta pemberian vitamin untuk membantu menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.
Dalam suasana Ramadhan, petugas turut membagikan takjil gratis dan souvenir kepada pemudik yang singgah di posko tersebut.
Baca Juga: Tol Serang–Panimbang Pasang WIM untuk Awasi Kendaraan ODOL saat Mudik Lebaran 2026
Selain itu, melalui kerja sama dengan LAZ Qalamul Umran Banten, Kemendukbangga/BKKBN juga memberikan santunan bagi keluarga berisiko stunting (KRS) yang sedang melaksanakan perjalanan mudik.
Interaksi hangat antara petugas dan pemudik terlihat di berbagai sudut posko. Saat melakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, seorang petugas sempat menyapa seorang pemudik yang sedang beristirahat.
“Bapak puasa tidak?” tanya petugas sambil memasang alat tensi di lengan pemudik tersebut.
Pemudik itu pun tersenyum dan menjawab singkat, “Puasa.”
Percakapan sederhana tersebut kemudian berlanjut dengan imbauan agar pemudik tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.
Baca Juga: Jalan Provinsi Kabupaten Lebak Dipastikan Siap Dilalui Pemudik Lebaran 2026
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. menegaskan bahwa momentum mudik juga memiliki makna penting dalam pembangunan keluarga.
“Mudik ini adalah acara pembangunan keluarga. Di momen inilah keluarga kembali berkumpul, memperkuat hubungan antaranggota keluarga, sekaligus menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai penting dalam kehidupan berkeluarga,” ujarnya di Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026.
Kehadiran Posko JAWARA MUDIK ini menjadi bagian dari komitmen Kemendukbangga/BKKBN untuk terus mendekatkan layanan dan edukasi kepada masyarakat di berbagai momentum strategis.
Sejalan dengan semangat “Membangun Keluarga Membangun Bangsa,” Kemendukbangga/BKKBN mendorong terciptanya keluarga Indonesia yang mandiri, tenteram, dan bahagia sebagai fondasi pembangunan bangsa.
