POSKOTA.CO.ID - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk secara konsisten melakukan ramp check pada seluruh moda transportasi menjelang masa mudik Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan armada sekaligus meningkatkan aspek keselamatan transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Keselamatan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran harus menjadi prioritas utama. Saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk melakukan ramp check secara konsisten dan sesuai prosedur, sehingga seluruh sarana transportasi yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan,” ujar Dudy kepada awak media, Rabu, 11 Maret 2026.
Di sektor transportasi darat, Kemenhub telah melakukan ramp check terhadap 27.664 unit bus sejak 23 Februari 2026.
Baca Juga: Dishub Bogor Periksa Bus Jelang Mudik Lebaran 2026, Sopir dan Kernet Lakukan Tes Kesehatan
17.516 unit bus dinyatakan laik operasi, sebagian lainnya mendapat peringatan untuk perbaikan dan beberapa unit dilarang beroperasi serta dikenakan sanksi tilang.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada bus yang melayani perjalanan mudik memenuhi standar keselamatan.
Ratusan Kapal dan Pesawat Jalani Pemeriksaan
Selain transportasi darat, pemeriksaan juga dilakukan pada sektor lainnya.
Pada transportasi laut, Kemenhub telah melakukan uji kelaiklautan terhadap 832 kapal dari total 840 armada kapal.
Sementara itu, pada sektor transportasi penyeberangan, pemeriksaan dilakukan terhadap 220 kapal dari total 254 unit kapal yang tersedia.
Di sektor transportasi udara, ramp check telah dilakukan terhadap 372 pesawat dari total 564 armada pesawat.
Baca Juga: Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Pada 16 dan 18 Maret
Adapun pada sektor perkeretaapian, sebanyak 3.672 sarana kereta telah menjalani pemeriksaan dari total 3.687 unit sarana yang tersedia.
Operator Diminta Pastikan Armada Aman
Menhub juga meminta seluruh operator transportasi untuk melakukan perawatan armada secara optimal sebelum dioperasikan selama periode mudik.
Menurutnya, setiap moda transportasi publik harus mampu menjamin keselamatan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan wajib memberikan pelayanan yang optimal. Hal ini penting agar para penumpang merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” kata Dudy.
Pergerakan Pemudik Diprediksi Capai 143,91 Juta Orang
Pemerintah memprediksi pergerakan masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orangsecara nasional.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Kemenhub dan Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Jalur Transportasi Mudik
Adapun Provinsi Jawa Tengah diperkirakan menjadi tujuan terbesar para pemudik dengan jumlah pergerakan mencapai 38,71 juta orang.
Dengan tingginya mobilitas tersebut, Kemenhub memastikan seluruh moda transportasi telah melalui proses pemeriksaan guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026. (cr-4)
