Ilmuwan Jepang Mengungkap Keunikan Air Zam-Zam dan Batu Hajar Aswad, Ini Fakta yang Ditemukan

Rabu 11 Mar 2026, 06:25 WIB
Air Zam-zam dan batu Hajar Aswad di Masjidil Haram menjadi simbol penting dalam Islam yang juga menarik perhatian para peneliti untuk dikaji dari perspektif ilmiah. (Sumber: Istimewa)

Air Zam-zam dan batu Hajar Aswad di Masjidil Haram menjadi simbol penting dalam Islam yang juga menarik perhatian para peneliti untuk dikaji dari perspektif ilmiah. (Sumber: Istimewa)

POSKOTA.CO.ID - Air Zam-zam dan batu Hajar Aswad merupakan dua simbol penting dalam tradisi Islam yang telah dikenal selama berabad-abad.

Selain memiliki nilai spiritual tinggi bagi umat Muslim, keduanya juga menjadi objek perhatian sejumlah peneliti yang mencoba melihatnya dari sudut pandang ilmiah.

Beberapa studi, termasuk yang dilakukan peneliti asal Jepang, mencoba mengkaji karakteristik unik air Zam-zam serta struktur batu Hajar Aswad.

Meski tidak semua temuan diterima secara luas oleh komunitas ilmiah, penelitian tersebut tetap memicu diskusi menarik mengenai hubungan antara sains dan keyakinan.

Baca Juga: HP RAM 8GB Kini Makin Terjangkau, Ini 5 Pilihan Terbaik di Bawah Rp2 Juta untuk Lebaran 2026

Penelitian Air Zam-zam oleh Ilmuwan Jepang

Salah satu penelitian yang sering dibahas dalam konteks air Zam-zam berasal dari Dr. Masaru Emoto, seorang peneliti Jepang yang menulis buku The Hidden Message in Water. Ia dikenal melalui eksperimennya yang mempelajari perilaku molekul air ketika terpapar berbagai bentuk energi, seperti kata-kata, doa, atau musik.

Dalam penelitiannya, Emoto membekukan sampel air lalu mengamati bentuk kristalnya menggunakan mikroskop khusus. Hasil pengamatannya terhadap air Zam-zam menunjukkan beberapa karakteristik yang dianggap unik.

“Air memiliki kemampuan untuk merekam pesan atau energi di sekitarnya,” tulis Emoto dalam salah satu penelitiannya mengenai struktur kristal air dikutip Rabu, 11 Maret 2026.

1. Struktur Kristal yang Unik

Menurut eksperimen Emoto, ketika air Zam-zam dibekukan, kristalnya membentuk pola yang sangat simetris dan indah. Bentuk ini dinilai berbeda dengan kristal dari air biasa yang sering kali tampak tidak teratur.

Kristal tersebut tetap terbentuk dengan pola yang stabil bahkan ketika air diperdengarkan bacaan ayat Al-Qur’an. Temuan ini kemudian diinterpretasikan oleh Emoto sebagai indikasi adanya energi positif yang kuat.

2. Stabilitas Air yang Tinggi

Air Zam-zam juga dikenal memiliki daya tahan yang relatif baik ketika disimpan dalam waktu lama. Banyak laporan yang menyebutkan bahwa air ini tidak mudah berubah warna, bau, maupun rasa, serta jarang ditemukan pertumbuhan jamur.

3. Kandungan Mineral yang Kaya


Berita Terkait


News Update