Profil dan Kekayaan Hendri Praja, Wakil Bupati Rejang Lebong yang Terjaring OTT KPK Bersama Muhammad Fikri

Selasa 10 Mar 2026, 15:06 WIB
Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Praja yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan. (Sumber: Instagram/@bpsrejanglebong)

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Praja yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan. (Sumber: Instagram/@bpsrejanglebong)

Dalam laporan tersebut, Hendri tercatat memiliki 24 aset tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa wilayah, di antaranya:

  • Lubuklinggau
  • Rejang Lebong
  • Ogan Komering Ilir
  • Musi Rawas

Selain properti, Hendri juga memiliki aset kendaraan dan mesin senilai Rp1,18 miliar.

Beberapa kendaraan yang tercatat dalam laporan tersebut antara lain:

  • Toyota Kijang Innova V AT
  • Mitsubishi Xpander Ultimate
  • Mitsubishi Pajero Sport
  • Suzuki pick up
  • Suzuki XL7

Selain kendaraan, Hendri juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp601 juta, kas dan setara kas sebesar Rp3,2 miliar, serta harta lainnya senilai Rp6,5 miliar.

Dalam laporan yang sama, ia juga mencatatkan utang sebesar Rp4,3 miliar. Dengan demikian, total kekayaan bersih yang dimilikinya tercatat sekitar Rp29,3 miliar.

Baca Juga: 10 Ruas Tol Fungsional Gratis Dibuka Khusus Buat Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya

KPK Dalami Dugaan Suap Proyek

Hingga kini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Penyidik juga tengah mendalami aliran dana serta keterlibatan berbagai pihak dalam dugaan praktik suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

Perkembangan kasus ini masih terus dipantau publik, mengingat melibatkan kepala daerah aktif yang baru menjabat dalam periode pemerintahan terbaru.


Berita Terkait


News Update