JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Konflik Amerika Serikat (AS)-Iran memunculkan kekhawatiran masyarakat, termasuk memicu panic buying bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah.
Warga berbondong-bondong mengisi bahan bakar kendaraan mereka karena khawatir bakal terjadi kelangkaan pasokan BBM.
Fenomena panic puying ini terjadi salah satunya di SPBU Pertamina 34.16414 Pasar Pucung, Depok. Pihak SPBU melaporkan telah kehabisan stok Pertalite akibat lonjakan pembelian oleh masyarakat.
Antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar terlihat lebih panjang dari biasanya. Banyak pengendara langsung mengisi tangki secara penuh, karena khawatir distribusi BBM akan terganggu akibat situasi geopolitik global saat ini.
Baca Juga: Warga Limo Depok Digegerkan Penemuan Kerangka Wanita dalam Rumah, Suami Korban Hilang Misterius
Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman
Menanggapi situasi ini, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menegaskan, stok BBM nasional tetap aman dan masyarakat tidak perlu khawatir.
Menurutnya, stok operasional BBM yang dikelola perusahaan saat ini berada dalam kondisi normal dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional,” kata Roberth dalam keterangan resminya kepada Poskota, Minggu, 8 Maret 2026.
“Stok ini terus dilakukan top-up/re-fill atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya, secara rutin berkala juga dilakukan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujar dia.
Baca Juga: Viral Pemdes Jampang Bogor Sebar Proposal Minta THR ke Pengusaha, Kades Beri Klarifikasi
Ia menjelaskan bahwa pasokan operasional tersebut merupakan BBM yang disimpan dalam kapasitas penimbunan nasional dan akan terus disalurkan kepada masyarakat sesuai kebutuhan konsumsi energi.
