Hujan Deras Rendam 148 RT di Jakarta, 20 Ruas Jalan Ikut Tergenang

Minggu 08 Mar 2026, 17:25 WIB
Tim SAR mengevakuasi warga korban banjir di wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. (Sumber: Dok. Polda Metro Jaya)

Tim SAR mengevakuasi warga korban banjir di wilayah Kebon Pala, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. (Sumber: Dok. Polda Metro Jaya)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu, 7 Maret 2026, malam WIB. Akibatnya, sejumlah Kawasan tergenang banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatatkan 148 RT dan 20 ruas jalan terendam air hingga pukul 12.00 WIB.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 148 RT dan 20 ruas jalan di wilayah DKI Jakarta yang tergenang akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Jakarta sejak malam hingga pagi hari," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangannya, Minggu, 8 Maret 2026.

Di wilayah Jakarta Barat, genangan tercatat terjadi di 33 RT di sejumlah kelurahan, di antaranya Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, hingga Kembangan Selatan. Ketinggian air bervariasi antara 20-120 cm.

Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan 1.200 Unit Pompa Tangani Banjir di Jakarta

Sementara itu, genangan tercatat paling banyak di di Jakarta Selatan dengan total 55 RT terdampak. Wilayah yang terdampak antara lain Petogogan, Cipete Utara, Duren Tiga, hingga Ulujami.

Beberapa lokasi juga terdampak luapan kali, seperti Kali Krukut, Kali PHB Nipam, hingga Kali Mampang.

"Di Jakarta Timur, genangan terjadi di 60 RT. Beberapa wilayah yang terdampak antara lain Kampung Melayu, Cawang, Bidara Cina, hingga Halim Perdana Kusuma dengan ketinggian air mencapai 125 sentimeter di beberapa titik," ujarnya.

Selain permukiman warga, genangan juga terjadi di 20 ruas jalan di Jakarta, antara lain Jalan Daan Mogot, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Cileduk Raya, Jalan Swadarma Raya, hingga Jalan Bendungan Hilir dengan ketinggian air sekitar 10-40 cm. BPBD juga mencatat adanya warga yang mengungsi di wilayah Pejaten Barat.

Baca Juga: Bebersih Pasca Banjir, Warga Petogogan Jaksel Tunggu Pelebaran Kali Krukut yang Dijanjikan Gubernur

"Sebanyak 46 kepala keluarga atau 72 jiwa mengungsi di Mushola Al Inayah RT 13 RW 08," ucapnya.


Berita Terkait


News Update