Perbedaan Jadwal Nuzulul Quran 2026 di Indonesia, Simak Penjelasannya

Minggu 08 Mar 2026, 11:46 WIB
Ilustrasi. Perbedaan jadwal Nuzulul Quran 2026 di Indonesia (Sumber: Unsplash/Luke Stackpoole)

Ilustrasi. Perbedaan jadwal Nuzulul Quran 2026 di Indonesia (Sumber: Unsplash/Luke Stackpoole)

Peristiwa ini terjadi ketika Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat di Gua Hira, yang berada di Jabal Nur, dekat Kota Makkah. Turunnya wahyu tersebut menandai dimulainya masa kenabian Rasulullah sekaligus awal turunnya Al-Qur’an secara bertahap kepada umat manusia.

Karena itu, Nuzulul Quran memiliki makna yang sangat penting sebagai momentum turunnya petunjuk hidup bagi umat Islam.

Di Indonesia, malam Nuzulul Quran biasanya diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan di masjid, musala, maupun lingkungan masyarakat. Beberapa kegiatan yang sering dilakukan antara lain pengajian, ceramah agama, hingga tadarus Al-Qur’an bersama.

Baca Juga: 10 Takjil Murah Meriah Favorit Warga Jakarta, Nomor 3 dan 7 Paling Cepat Habis Saat Menjelang Berbuka

Selain itu, sebagian masyarakat juga mengadakan khataman Al-Qur’an atau doa bersama sebagai bentuk syukur atas turunnya kitab suci umat Islam tersebut.

Momentum Mendekatkan Diri dengan Al-Qur’an

Peringatan Nuzulul Quran juga kerap dijadikan momentum untuk mendorong umat Islam semakin dekat dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, memahami, maupun mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagian ulama mengaitkan peringatan Nuzulul Quran dengan firman Allah dalam QS Al-Anfal ayat 41 yang menyebutkan tentang Yaumul Furqan, yaitu hari pembeda antara kebenaran dan kebatilan.

Ayat tersebut juga berkaitan dengan peristiwa Perang Badar yang terjadi pada tanggal 17 Ramadhan. Sejumlah ulama kemudian menghubungkan momentum tersebut dengan turunnya Al-Qur’an secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW.

Karena itulah, tanggal 17 Ramadhan kemudian banyak diperingati umat Islam sebagai malam Nuzulul Quran.

Meski terdapat perbedaan tanggal di beberapa kalangan, makna utama Nuzulul Quran tetap sama, yaitu sebagai momentum untuk semakin mencintai dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an selama bulan Ramadan.


Berita Terkait


News Update