Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, ratusan siswi sekolah, serta sejumlah pejabat militer senior.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat, fasilitas diplomatik, serta sejumlah kota di Israel.
Eskalasi ini memicu kekhawatiran global akan meluasnya konflik menjadi perang regional yang lebih besar di Timur Tengah.
Kondisi tersebut juga mendorong banyak negara mempercepat proses evakuasi warga mereka dari wilayah yang dianggap berbahaya.
