Jelang Lebaran 2026, Kemenhub dan Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Jalur Transportasi Mudik

Sabtu 07 Mar 2026, 12:30 WIB
Ilustrasi, arus mudik di Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi, arus mudik di Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berharap adanya dukungan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dalam menambah fasilitas kesehatan di simpul-simpul tranportasi angkutan umum Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan, Dudi Purwagandhi menyatakan, fasilitas kesehatan tersebut dibutuhkan untuk menjaga kelancaran pelayanan selama periode mudik.

"Untuk menjaga kelancaran pelayanan, kami mengharap dukungan Kementerian Kesehatan untuk menambah fasilitas kesehatan terutama di simpul terpadat pergerakan angkutan umum per moda," ujar Dudy, dalam keterangannya Jumat, 6 Maret 2026.

Dudy mengatakan dukungan kesehatan yang perlu diberikan antara lain tes kesehatan bagi pengemudi, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan tes urine untuk memastikan bebas dari pengaruh zat berbahaya.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub Jalur Laut Resmi Dibuka, Cek Rutenya

Selain itu, posko medis disiapkan di terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, rest area tol, dan jalan arteri.

"Posko ini berfungsi sebagai tempat istirahat sekaligus pemeriksaan kesehatan darurat bagi pemudik dan pengemudi yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan," ucap dia.

Lebih lanjut, Dudy juga meminta penyiagaan tim gawat darurat dan ambulan motor untuk memberikan respon cepat jika terjadi kecelakaan lalu lintas. 

"Atau kondisi darurat medis di jalur mudik yang sulit ditembus kendaraan roda empat," ungkapnya. 

Baca Juga: Asik! AirNav Buka Lagi Pendaftaran Mudik Gratis Batch 2, Cek Informasinya

Selain itu, Dudy menyebut perlunya memastikan ketersediaan ruang laktasi yang higienis di lokasi-lokasi strategis yang belum memiliki fasilitas permanen. 

"Hal ini bertujuan untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi agar tidak mengalami kelelahan berlebih selama masa antrean mudik yang panjang," kata dia. 

Dudy menyebut, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan langkah antisipatif bersama Kementerian Kesehatan.

"Dengan harapan seluruh pemudik dapat melakukan perjalanan dalam kondisi sehat, aman, dan nyaman, sehingga penyelenggaraan Angkutan Lebaran berjalan lancar, serta memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat," ujarnya. 

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Aturan Lalu Lintas Arus Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil Genap

Sebagai informasi, berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Angkutan Lebaran 2026, prakiraan transportasi terpadat untuk daerah asal pemudik antara lain Stasiun Pasar Senen, Bandara Soekarno Hatta, Terminal Pulo Gebang, Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Penyeberangan Merak.

Sementara prakiraan transportasi terpadat untuk daerah tujuan diantaranya Stasiun Yogyakarta Tugu, Bandara Soekarno Hatta, Terminal Tirtonadi, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. (cr-4)


Berita Terkait


News Update