IHSG Anjlok 7,89 Persen Sepekan, Ini 10 Saham Top Gainers yang Tetap Melonjak di Bursa

Sabtu 07 Mar 2026, 19:41 WIB
Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menunjukkan fluktuasi pasar saham di Jakarta. Sejumlah saham tetap mencatat kenaikan signifikan meski IHSG melemah dalam perdagangan sepekan. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menunjukkan fluktuasi pasar saham di Jakarta. Sejumlah saham tetap mencatat kenaikan signifikan meski IHSG melemah dalam perdagangan sepekan. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

“IHSG melemah dan disertai munculnya tekanan jual, sementara pergerakannya juga belum mampu menembus moving average (MA) 20 harian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa faktor utama yang memicu koreksi pasar saham.

Pertama, meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu kekhawatiran pasar global. Kedua, ketidakpastian terkait kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arus perdagangan dunia.

Selain itu, lonjakan harga emas global juga menjadi indikasi meningkatnya sikap risk-off dari investor.

“Kekhawatiran investor meningkat sehingga mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti emas,” kata Herditya.

Ia juga menambahkan bahwa peringatan dari S&P Global Ratings mengenai risiko fiskal Indonesia turut menjadi perhatian pelaku pasar.

Aktivitas Perdagangan Saham Masih Tinggi

Meski IHSG mengalami koreksi, aktivitas perdagangan di BEI masih relatif aktif. Data menunjukkan rata-rata frekuensi transaksi harian turun 3,72 persen menjadi sekitar 2,95 juta transaksi, dibandingkan 3,06 juta transaksi pada pekan sebelumnya.

Sementara itu, investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) sekitar Rp4,90 triliun sepanjang sepekan. Angka tersebut meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatat pembelian bersih sekitar Rp2,07 triliun.

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 25,35 persen menjadi Rp29,52 triliun, dari sebelumnya Rp23,89 triliun.

Volume perdagangan juga meningkat. Rata-rata volume transaksi harian mencapai 51,02 miliar saham, naik dari 47 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Baca Juga: THR Swasta 2026 Kena Pajak, Berapa Besar Potongannya?

Prospek Pasar Saham

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG mengalami koreksi tajam, peluang keuntungan masih terbuka pada saham-saham tertentu yang mampu menarik minat investor.


Berita Terkait


News Update