6 Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Saat Berbuka Puasa dengan Kolak

Rabu 04 Mar 2026, 10:39 WIB
Kolak tetap bisa dinikmati sebagai takjil, asalkan porsinya tepat dan dikonsumsi dengan cara yang benar. (Sumber: Freepik)

Kolak tetap bisa dinikmati sebagai takjil, asalkan porsinya tepat dan dikonsumsi dengan cara yang benar. (Sumber: Freepik)

Serat memiliki kemampuan memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah. Konsumsi:

  • Sayuran rebus
  • Buah potong
  • Salad sederhana

Sebelum makan kolak dapat menjadi cara efektif menurunkan risiko glucose spike.

5. Jeda Sebelum Makan Nasi atau Hidangan Utama

Jika sudah mengonsumsi kolak, beri jeda waktu sebelum makan berat. Misalnya:

  • Setelah shalat Magrib
  • Atau setelah Tarawih

Memberi jarak membantu gula darah turun secara alami sebelum menerima tambahan glukosa dari nasi atau lauk berkarbohidrat.

6. Bergerak Setelah Berbuka

Aktivitas fisik ringan adalah salah satu cara paling efektif mengendalikan gula darah.

  • Jalan santai 10–15 menit
  • Melakukan shalat Tarawih
  • Melakukan peregangan ringan

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tren Hijab Kekinian untuk Lebaran 2026, Cocok untuk Semua Usia

Otot akan menggunakan glukosa sebagai energi, membantu mencegah penumpukan gula dalam darah.

Anda tetap bisa menikmati kolak sebagai takjil favorit Ramadan tanpa khawatir gula darah melonjak. Kuncinya adalah:

  • Mengatur porsi
  • Memodifikasi bahan
  • Mengatur urutan makan
  • Mengonsumsi serat
  • Memberi jeda sebelum makan besar
  • Tetap aktif setelah berbuka

Dengan strategi ini, kolak tidak hanya menjadi hidangan nostalgia, tetapi juga tetap aman bagi kesehatan jangka panjang.


Berita Terkait


News Update