POSKOTA.CO.ID - Nuzulul Quran adalah salah satu momen paling penting bagi umat Islam di bulan Ramadhan. Peringatan ini diyakini sebagai malam turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
Setiap tahun, masyarakat muslim menantikan tanggal pasti peringatannya, termasuk pada tahun 2026. Berikut ini adalah penjelasan tentang kapan turunnya malam Nuzulul Quran 2026 serta penjelasannya waktunya yang jatuh pada hari apa?
Nuzulul Quran merujuk pada peristiwa turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril pada usia 40 tahun. Wahyu yang pertama turun adalah Surat Al-‘Alaq ayat 1–5. Peristiwa ini menjadi tonggak sejarah dalam penyebaran Islam.
Ayat yang sering dijadikan rujukan terkait momentum ini adalah QS. Al-Baqarah ayat 185:
شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya: "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."
Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki peran fundamental sebagai pedoman hidup umat Islam.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa di Kota Bandung Hari Ini Senin 2 Maret 2026, Disertai Doa Berbuka
Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?
Penetapan Versi Muhammadiyah
Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan bahwa:
- 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026
- Dengan demikian, Nuzulul Quran jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026
- Peringatan malamnya dimulai sejak Kamis malam, 5 Maret 2026
Penetapan itu mengacu pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomis untuk menentukan posisi bulan secara akurat.
Dalam keterangan resmi, salah satu unsur pimpinan Muhammadiyah menyebut, “Hisab hakiki wujudul hilal memastikan posisi bulan sudah berada di atas ufuk meskipun tipis, sehingga Ramadhan dapat dimulai pada tanggal tersebut.”
Penetapan Versi Pemerintah
Sementara itu, pemerintah melalui sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan:
- 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026
- Dengan demikian, Nuzulul Quran jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026
- Peringatan malamnya dimulai sejak Jumat malam, 6 Maret 2026
Perbedaan satu hari dengan Muhammadiyah dianggap wajar karena perbedaan metode rukyatul hilal dan hisab.
Perbedaan metode adalah khazanah yang perlu dihormati. Umat dipersilakan mengikuti keputusan ormas atau pemerintah sesuai keyakinan masing-masing.
Mengapa Tanggal Nuzulul Quran Bisa Berbeda?
Perbedaan penetapan awal Ramadhan memengaruhi peringatan malam Nuzulul Quran. Hal ini disebabkan oleh:
- Variasi metode penghitungan hilal
- Perbedaan kriteria tinggi bulan
- Pendekatan astronomis dan rukyat yang diterapkan oleh masing-masing lembaga
Namun demikian, esensi peringatan tetap sama: memperkuat kedekatan umat dengan Al-Qur’an.
Sejarah Turunnya Al-Qur’an
Menurut penjelasan para ulama, Al-Qur’an diturunkan pertama kali secara keseluruhan dari Lauh Mahfudz ke langit dunia. Penjelasan ini dicatat dalam berbagai literatur klasik.
Setelah berada di langit dunia, Al-Qur’an diturunkan secara bertahap oleh Malaikat Jibril. Proses ini berlangsung selama 23 tahun, sesuai kebutuhan umat pada masa awal Islam—baik berupa hukum, kisah masa lalu, maupun bimbingan moral.
Dalam tafsir klasik, Syekh Muhammad Sayyid At-Thanthawi menjelaskan bahwa wahyu turun “sesuai kondisi yang dialami umat Islam saat itu, baik sebagai perintah, larangan, maupun pelajaran kehidupan.”
Perbedaan Pendapat tentang Tanggal Turunnya Wahyu
Imam Ibnu Katsir menyebut dua pendapat mengenai tanggal turunnya wahyu pertama:
17 Ramadhan
24 Ramadhan
Keduanya menjadi bagian dari ragam pandangan ulama dalam kajian sejarah Islam.
Baca Juga: Situ Cilembun di Lebak Jadi Tempat Favorit Warga Ngabuburit Selama Ramadhan
Makna dan Keutamaan Nuzulul Quran
Peringatan Nuzulul Quran tidak hanya mengingatkan sejarah turunnya wahyu, tetapi juga momentum untuk:
- Meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an
- Memperdalam pemahaman tafsir
- Menghayati nilai moral dan hukum
- Menguatkan ibadah selama Ramadan
Momentum ini sekaligus mendorong umat Islam kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Perbedaan tanggal Nuzulul Quran pada 2026 antara Muhammadiyah dan pemerintah merupakan hal yang lumrah dalam tradisi penentuan kalender Hijriah.
Namun, esensi dari peringatan ini tetap sama: memperkuat kecintaan dan pemahaman umat Islam terhadap Al-Qur’an. Baik pada 6 Maret maupun 7 Maret 2026, malam Nuzulul Quran menjadi momen refleksi spiritual yang sangat penting selama bulan Ramadhan.
