Meski Status Taman Konservasi, Distamhut DKI Pastikan Pengawasan Ketat Buntut Dugaan Tindakan Asusila

Senin 02 Mar 2026, 16:24 WIB
Taman Hutan Kora Cawang, Jakarta Timur, Sabtu, 28 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Taman Hutan Kora Cawang, Jakarta Timur, Sabtu, 28 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, M Fajar Sanusi menyampaikan bahwa Taman Hutan Kota Cawang tidak tercatat sebagai aset di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta. 

Sebelumnya, beredar kabar Taman Hutan Kota Cawang, Jakarta Timur diduga kerap disalahgunakan sebagai lokasi tindak asusila lelaki sesama jenis.

Fajar menjelaskan taman ini bersungsi sebagai kawasan konservasi, bukan taman publik yang secara bebas diakses untuk aktivitas umum maupun rekreasi. Keberadaannya berfokus untuk menjaga ekosistem dan menjadi daerah resapan air.

Baca Juga: Wakepsek SDN 15 Slipi Jakbar Bantah Paket Menu MBG Tak Layak untuk Siswa

"Meski demikian, kami tetap memberikan perhatian serius terhadap kondisi lingkungan dan ketertiban di area tersebut," ujar Fajar kepada Poskota, Senin, 2 Maret 2026.

Terkait dugaan praktik tindak asusila di taman tersebut, pihak Distamhut Jakarta Timur telah melakukan penutupan akses dan fungsi konservasi taman sebagai tindakan antisipasi. 

"Petugas telah melakukan penutupan akses masuk ke dalam area Hutan Kota Cawang," kata Fajar. 

Baca Juga: JK hingga Hasto Hadiri Shalat Jenazah Try Sutrisno di Masjid Sunda Kelapa

Untuk mengantisipasi terjadi tindakan asusila agar tidak terulang kembali, Fajar menyebut, Distamhut Jakarta bersama Satpol PP dan pihak kepolisian terus melakukan pemantauan di  titik-titik rawan sekitar RTH maupun kawasan hijau lainnya. 

"Selain itu juga melakukan koordinasi dengan pihak Jasa Marga dan Kementrian PU terkait aset lokasi tersebut," ucap dia.

Berdasarkan data Distamhut, hingga kini Pemprov Jakarta mengelola 1.457 lokasi taman, 949 lokasi jalur hijau, 49 hutan kota, 82 Tempat Pemakaman Umum (TPU), serta tujuh kebun bibit. 


Berita Terkait


News Update