Viral Pemotor Wanita di Cengkareng Jakbar Teriak Usai Merasa Dibegal, Polisi Beri Penjelasan

Sabtu 28 Feb 2026, 19:04 WIB
Viral wanita merasa dibegal oleh sejumlah orang diduga debt collector di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. (Sumber: tangkapan layar)

Viral wanita merasa dibegal oleh sejumlah orang diduga debt collector di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. (Sumber: tangkapan layar)

CENGKARENG, POSKOTA.CO.ID - Sebuah video viral menarasikan wanita pengendara motor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat nyaris menjadi korban begal yang berkedok sebagai debt collector.

Video tersebut diunggah akun Instagram @jakarta.terkini, menyebut peristiwa itu terjadi ketika korban hendak pulang bekerja pada Kamis, 26 Februari 2026 lalu.

Dari keterangan dalam unggahan tersebut, wanita itu awalnya dipepet dan disuruh minggit oleh sejumlah orang diduga debt collector mengedarai sepeda motor dan saling berboncengan.

Korban merasa cicilan sepeda motornya sudah lunas, namun dipepet oleh diduga debt collector yang sempat ingin mengambil kunci kendaraan yang dipakainya.

Baca Juga: Taman Hutan Kota Cawang jadi Tempat Asusila, DPRD DKI Nilai Lemahnya Pengawasan Pemprov

Menanggapi kasus ini, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung membantah jika kejadian tersebut merupakan aksi begal.

"Bukan begal, jadi hanya diteriaki aja terkait dengan apa, miss komunikasi aja, tidak ada begal," kata Arfan dikonfirmasi Sabtu, 28 Februari 2026.

Arfan menyampaikan, anak buahnya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kejadian tersebut apakah benar begal atau ada kesalahpahaman.

Namun demikian, ia tidak menjelaskan secara rinci bagaimana proses pengecekan yang dilakukan terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Pengamat Nilai Asusila di Taman Kota Cerminan Masalah Sosial Perkotaan

"Kami lakukan pembinaan aja, kami mintai keterangan juga," ucapnya.

Lebih lanjut, Arfa memastikan pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian.

Ia memastikan bahwa kejadian viral tersebut bukanlah aksi begal seperti yang dinarasikan dalam unggahan video viral di media sosial.

Arfan juga mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Camat Makasar Ungkap Asusila di Hutan Kota Cawang Pernah Terjadi Sejak 2023

"Tidak ada begal, tidak ada laporan juga. Kami datang ke sana sama anggota. Ya bukan begal," ujarnya. (pan)


Berita Terkait


News Update