Lebih lanjut, Arfa memastikan pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian.
Ia memastikan bahwa kejadian viral tersebut bukanlah aksi begal seperti yang dinarasikan dalam unggahan video viral di media sosial.
Arfan juga mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Camat Makasar Ungkap Asusila di Hutan Kota Cawang Pernah Terjadi Sejak 2023
"Tidak ada begal, tidak ada laporan juga. Kami datang ke sana sama anggota. Ya bukan begal," ujarnya. (pan)
