Israel-AS Serang Iran, Kemlu RI Pastikan Keselamatan WNI

Sabtu 28 Feb 2026, 22:04 WIB
Ilustrasi - Respon Kemlu RI usai Israel-AS serang Iran. (Sumber: Unsplash/Saifee Art)

Ilustrasi - Respon Kemlu RI usai Israel-AS serang Iran. (Sumber: Unsplash/Saifee Art)

“Kami akan terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap situasi keamanan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan WNI,” kata Yvonne dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Teheran Diserang, Kedutaan Iran Minta Indonesia dan Dunia Kutuk Agresi AS-Israel

Yvone juga mengimbau agar seluruh WNI di Iran tetap tenang dan terus mengikuti arahan otoritas setempat serta tetap menjaga komunikasi dengan KBRI.

Jika ada situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Teheran melalui nomor +98 9914668845 / +98 902 466 8889 atau Hotline Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027.

Kedubes Iran Minta Indonesia Kecam Serangan Israel-AS

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengutuk serangan yang dilakukan Israel dan AS ke Teheran hari ini.

Kedubes Iran menyebut serangan tersebut telah berdampak terhadap sejumlah infrastruktur vital dan lokasi-lokasi sipil.

“Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026, dalam suatu tindakan agresi lainnya, telah melakukan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Tehran serta beberapa kota lainnya, sehingga melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran,” isi pernyataan resmi Kedutaan Besar Republik Islam Iran yang diterima Poskota, Sabtu, 28 Februari 2026.

Serangan tersebut dinilai telah melanggar Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Oleh karena itu, Iran meminta Dewan Keamanan PBB mengambil peran nyata dan tegas dalam agresi yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat terhadap negaranya.

Selain itu, Iran juga menyerukan dukungan masyarakat Internasional, termasuk Indonesia untuk mengecam tindakan penyerangan tersebut.

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia berharap agar Pemerintah dan rakyat Indonesia, para tokoh politik, organisasi keagamaan dan Islam, kalangan akademisi, serta insan media untuk secara tegas dan terbuka mengecam dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Republik Islam Iran,” demikian pernyataan tersebut.


Berita Terkait


News Update