“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah Saw bersabda: “Allah Swt berfirman (Hadis Qudsi): Setiap amal anak cucu Adam adalah untuknya, kecuali puasa, itu untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya. Puasa itu perisai (benteng). Apabila kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor dan bersuara keras (berteriak-teriak). Kalau ada yang mengajak bertengkar atau berdebat maka katakanlah: Aku sedang puasa.” (HR Bukhari 1904)
Puasa menjadi perisai yang melindungi diri dari perbuatan sia-sia.
- Tetap Berpuasa Saat Safar Jika Mampu
Dalam kondisi bepergian jauh (safar), Rasulullah Saw memberikan kelonggaran untuk tidak berpuasa. Namun, jika mampu, beliau tetap menjalankannya. Hal ini menunjukkan fleksibilitas syariat Islam yang mempertimbangkan kondisi umatnya.
“Dari Aisyah radhiyallahu ‘anhu, Hamzah bin Amru al-Aslami bertanya pada Nabi Muhammad Saw: “Apakah sebaiknya aku berpuasa dalam safar?” Hamzah adalah seorang yang hobi berpuasa. Nabi Saw menjawab: “Kalau mau silakan berpuasa, kalau mau silakan tidak berpuasa”.”
Baca Juga: Apa Saja Manfaat Puasa bagi Tubuh dan Mental? Ini Penjelasan Lengkap Dokter Aisah Dahlan
- Memperbanyak Sedekah
Kedermawanan Nabi Muhammad Saw semakin meningkat di bulan Ramadan. Sedekah menjadi amalan utama yang tidak pernah beliau tinggalkan, meski hanya dalam bentuk sederhana.
“Yazid berkata: “Abu al-Khair, tak pernah satu hari pun berlalu melainkan dia pasti bersedekah, walaupun hanya sepotong kue atau sebutir bawang dan semisalnya.” (HR Ahmad)
Ramadan menjadi momentum terbaik untuk berbagi karena pahala kebaikan dilipatgandakan.
- Memperbanyak Doa
Doa orang yang berpuasa termasuk doa yang mustajab. Rasulullah Saw menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa sepanjang Ramadan, baik saat sahur, berbuka, maupun di waktu-waktu mustajab lainnya.
“Tiga doa yang tidak akan ditolak, yaitu doa orang tua, doa orang berpuasa, dan doa musafir.” (HR Baihaqi)
- Berbuka dengan Kurma
Rasulullah Saw selalu berbuka dengan kurma, apabila beliau memilikinya. Kurma dipilih karena di masa dan tempat Rasulullah Saw tinggal, buah kurma sangat melimpah ruah.
“Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Rasulullah Saw biasa berbuka dengan rutab (kurma muda/basah) sebelum salat Magrib. Kalau tidak ada rutab maka beliau berbuka dengan tamar (kurma kering). Kalau tidak ada maka beliau berbuka dengan minum beberapa teguk air.”
- Memberi Makan Orang Berpuasa
