Setiap rumah nantinya juga akan dilengkapi vertical garden dengan tanaman hias dan tanaman produktif seperti cabai agar lingkungan menjadi asri dan bermanfaat.
Dengan target rampung pada 8 Juni 2026, kawasan Menteng Tenggulun diharapkan menjadi contoh nyata perubahan lingkungan berbasis gotong royong di tengah kota besar.
“Di sini kita bekerja bersama, pemerintah, pengusaha, BUMN, perbankan, arsitek, dan warga. Tidak ada yang bisa bekerja sendirian. Gotong royong ini milik kita semua,” ujar Menteri Ara. Ia berharap Menteng Tenggulun dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia.
“Kalau di sini berhasil, kita lanjut ke daerah lain. Kita ingin rakyat hidup layak, rumahnya sehat, lingkungannya bersih, dan ekonominya tumbuh,” tutup Menteri Ara.
