BPOM Temukan 2 Kue Basah Gunakan Pewarna Berbahaya di Pasar Moderen City Market Citra Raya

Jumat 27 Feb 2026, 16:21 WIB
Petugas BPOM Tangerang saat melakukan uji sampel bahan makan. (Sumber: Istimewa)

Petugas BPOM Tangerang saat melakukan uji sampel bahan makan. (Sumber: Istimewa)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang nenemukan zat berbahaya jenis rhodamin B pada dua kue basah yang dijual di Pasar Moderen City Market Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. 

Dua jenis kue basah yang mengandung bahan berbahaya tersebut yakni kue mangkok berwarna pink dan kue bolu warna hijau.

Kepala BPOM Tangerang, Sony Mughofir mengatakan, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang rutin melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap takjil yang dijual bebas selama Ramadhan 2026.

"Selama Ramadhan, kami fokus melaksanakan kegiatan operasional mobil laboratorium keliling di wilayah Kabupaten Tangerang, " katanya, Jumat, 27 Februari 2026.

Baca Juga: PNS yang Aniaya ART di Bogor Ajukan Restorative Justice, Korban Tolak Mediasi

Sony menyebut, kegiatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap makanan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, rhodamin B, metanil yellow, dan borak. 

Berdasarkan hasil pengujian terhadap 22 sampel, ada 2 sampel makanan pada kue basah yang tidak memenuhi syarat layak konsumsi.

"Dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap 22 sampel, sebanyak 20 sampel memenuhi syarat dan dinyatakan tidak mengandung zat berbahaya. Sementara 2 sampel pada kue basah tidak memenuhi syarat," ungkapnya. 

Baca Juga: Bupati Bogor Lantik 21 Pejabat di Lingkungan Pemkab, Harapan Pelayanan Publik Meningkat

Sony menjelaskan dua kue basah yang dinyatakan tidak memenuhi syarat yaitu, kue mangkok berwarna pink dan kue bolu berwarna hijau karena mengandung zat berbahaya jenis rhodamin B. 

"Rhodamin B itu merupakan zat pewarna yang tidak layak digunakan untuk makanan, melainkan zat pewarna untuk tekstil, kertas, dan plastik," kata Sony. 


Berita Terkait


News Update