BBPOM Jakarta Awasi Takjil di 5 Wilayah Ibu Kota Selama Ramadhan

Jumat 27 Feb 2026, 16:55 WIB
Kepala BBPOM Jakarta Sofiyani Chandrawati Anwar di Jakarta Pusat. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Kepala BBPOM Jakarta Sofiyani Chandrawati Anwar di Jakarta Pusat. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran makanan takjil selama Ramadhan.

Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, pengawasan ini akan dilakukan secara menyeluruh di 5 wilayah Jakarta

"Jadi kalau untuk takjil itu, kami sudah merencanakan di setiap wilayah ya, setiap wilayah Jakarta Pusat dua Benhil dan Kemayoran. Jadi di setiap wilayah seperti di Jakarta Barat di Jalan Panjang, kemudian di Jakarta Utara di Koja ya, kemudian Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Karet ya, Karet. Kami sudah merencanakan dan terjadwal," ucap Sofiya kepada awak media, Jumat, 27 Februari 2026.

Sofiya mengatakan, lokasi tersebut didasarkan pada pertimbangan sebagai sentra penjualan takjil yang ramai setiap Ramadan.

"Jadi dilihat dari sentranya, sentra takjilnya," ujar Sofiya. 

Baca Juga: Bupati Bogor Lantik 21 Pejabat di Lingkungan Pemkab, Harapan Pelayanan Publik Meningkat

Adapun dalam pelaksanaan pengawasan ini, BBPOM tidak hanya melakukan pemeriksaan sampel, tetapi juga siap melakukan penindakan apabila ditemukan takjil yang terindikasi mengandung bahan berbahaya.

"Kami prinsipnya harus memutus rantai distribusinya ya. Kalau di sini kan pedagang, dia di-drop, tadi mengaku di-drop, sehingga tadi di etalasenya kita take out," kata Sofiya. 

Lebih lanjut, Sofiya menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan edukasi kepada pedagang takjil untuk mencari bahan baku yang baik. 

"Kemudian kita beri edukasi supaya bisa memilih produk yang dijualnya yang aman gitu ya. Jangan dari produsen yang sebelumnya kan tentunya," ungkap Sofiya. 

Baca Juga: Perkuat Perlindungan Pekerja, Realisasi Klaim BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua Capai Rp 271 M


Berita Terkait


News Update