Ramadhan di Jakarta: Ini Lokasi Rawan Macet Sore Hari yang Harus Dihindari

Selasa 24 Feb 2026, 06:10 WIB
Ilustrasi. Lokasi rawan macet sore hari di Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi. Lokasi rawan macet sore hari di Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

POSKOTA.CO.ID - Bulan suci Ramadhan kembali membawa perubahan signifikan pada pola lalu lintas di Jakarta.

Sejumlah ruas jalan utama terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan, khususnya pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Fenomena ini dipicu oleh aktivitas masyarakat yang berburu takjil, ngabuburit, hingga kebiasaan pulang kerja lebih awal.

Akibatnya, beberapa titik strategis di Ibu Kota menjadi langganan kemacetan setiap tahunnya.

Baca Juga: Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI untuk Lebaran 2026, Ini Syaratnya

Titik-Titik Rawan Macet Selama Ramadan

Ilustrasi. Titik-titik rawan macet selama ramadhan. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, kepadatan lalu lintas paling mencolok terjadi di beberapa lokasi berikut:

  • Kawasan Pasar Takjil Pasar Benhil, Jakarta Pusat
  • Sekitar Grand Indonesia arah Thamrin City, Jakarta Pusat
  • Area Pasar Takjil Pasar Santa, Jakarta Selatan
  • Jalan Relasi menuju Simprug, Permata Hijau, Jakarta Barat

Lokasi-lokasi tersebut memang dikenal sebagai pusat kuliner dan tempat favorit warga untuk menunggu waktu berbuka. Setiap Ramadan, kawasan ini selalu dipadati pengunjung, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor.

Penyebab dan Waktu Puncak Kepadatan

Lonjakan arus lalu lintas umumnya mulai terasa sejak pukul 15.30 WIB dan berlangsung hingga malam hari. Pada jam-jam tersebut, volume kendaraan meningkat tajam seiring banyaknya warga yang keluar rumah untuk membeli makanan berbuka atau sekadar ngabuburit.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Pemkab Tangerang Segera Dibuka, Cek Persyaratan dan Lokasi Tujuan

Kemacetan tidak hanya dipicu oleh tingginya jumlah kendaraan, tetapi juga oleh sejumlah faktor pendukung, antara lain:

  1. Kendaraan yang berhenti di bahu jalan untuk membeli takjil
  2. Parkir sementara yang tidak tertib
  3. Meningkatnya mobilitas kendaraan roda dua dan roda empat di sekitar pusat jajanan
  4. Ruas jalan sempit yang tidak mampu menampung lonjakan volume kendaraan

Kondisi ini membuat laju kendaraan melambat drastis, terutama di jalur-jalur dengan kapasitas terbatas.

Imbauan untuk Pengendara

Menghadapi potensi macet parah selama Ramadan, pengendara diimbau untuk lebih cermat dalam merencanakan perjalanan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menghindari perjalanan pada jam rawan, khususnya pukul 15.30-18.30 WIB
  • Memanfaatkan jalur alternatif yang lebih lengang
  • Tidak berhenti sembarangan di badan jalan
  • Tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama

Disiplin dan kesadaran bersama menjadi kunci utama untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama bulan Ramadan.

Dengan perencanaan yang tepat, masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman tanpa terjebak kemacetan panjang di Ibu Kota.

Demikian informasi mengenai lokasi rawan macet sore hari di Jakarta, semoga bermanfaat.


Berita Terkait


News Update