Sontak saja, video WNI di Jepang yang ronda sahur itu jadi bahan perbincangan hangat warganet dan dengan cepat viral di platform media sosial lain seperti Threads hingga Facebook.
Baca Juga: Sosok Pejabat Jabar Diduga Punya Utang Rp3 Miliar Siapa? Viral Dibongkar Ayu Aulia
Warganet Pertanyakan Keaslian Video Viral WNI di Jepang
Usai video sekelompok WNI yang diduga ronda sahur di Jepang viral di berbagai platform media sosial, warganet pun ramai mengomentari aksi tersebut.
Beberapa warganet sangat menyayangkan tindakan sekelompok WNI yang melakukan aksi itu, namun sebagian lainnya mempertahankan keaslian video.
Pasalnya, tak sedikit netizen yang mengaku jika antara video dan suara yang terekam tidak sinkron. Hal itu membuat netizen menduga bahwa suara orang-orang yang membangunkan sahur itu tidak asli, melainkan hanya ditambahkan ke video.
"Gak habis pikir, mereka ngapain keliling bangunin orang sahur? Memangnya di sana orang2nya puasa? Kerja di luar negeri tapi mindsetnya masih ketinggalan di kampung," kata seorang warganet.
"Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Kalau kayak gini, bikin kesan negatif warga Jepang terhadap warga Indonesia," ujar yang lainnya.
"Saya tinggal di jepang kak dan ini emang viral disini, tapi sebenarnya itu gak ada suaranya. Aslinya cuma buat konten, suaranya dimasukkan saat pembuatan video. Walaupun begitu, konten gak mendidik sih sebenarnya," tulis seorang warganet.
"Katanya ini cuma konten, aslinya gak ada suaranya, liat deh gendangnya aja pake ujung kuku doang, yang main gitar juga gak digenjreng, gak kena senarnya. Tapi tetep aja jadi menggiring opini buruk ttg WNI di JPN pada akhirnya," komentar yang lain.
