Curi Tas di Gerbong KRL, Pria Paruh Baya Gasak Barang Korban untuk Kirim Uang ke Kampung

Sabtu 21 Feb 2026, 14:50 WIB
Pelaku berinisial E pencuri tas di gerbong KRL berhasil ditangkap saat hendak akan pergi ke luar kota di Stasiun Depok Baru. (Sumber: Polsek Pancoran Mas)

Pelaku berinisial E pencuri tas di gerbong KRL berhasil ditangkap saat hendak akan pergi ke luar kota di Stasiun Depok Baru. (Sumber: Polsek Pancoran Mas)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Tas berisi laptop dan uang tunai asing milik seorang pegawai BUMN dicuri saat naik KRL menuju Depok. Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian yang hendak kabur ke luar kota.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Hartono mengatakan pelaku berinisial E, 54 tahun, pekerjaan penjual ayam potong. Saat menjalankan aksinya, terekam CCTV dan berhasil ditangkap di Stasiun Depok Baru.

“Pelaku E berhasil ditangkap di Stasiun Depok Baru, berkoordinasi dengan petugas keamanan KAI setempat," ujar Hartono kepada Poskota di Mapolsek Pancoran Mas.

Korban berinisial SB, 37, pegawai BUMN, merasa telah dirugikan atas perbuatan pelaku dan langsung membuat laporan.

Baca Juga: Viral Pencurian Modus Tuduhan Pelecehan Seksual, Polisi Tangkap Pelaku di Cipulir 

"Sewaktu kejadian korban dalam perjalanan pulang ke rumah dari tempat kerjanya di daerah Jakarta. Tas berisi laptop, mata uang asing Ringgit dan Dirham, Ipad Apple Tipe A16, 4 flashdisk, dua Stik Play Stasion, satu buah headset merek sony, charger hp realme,” ujar Hartono.

Hartono memaparkan tas tersebut disimpan di rak gerbong. Saat turun korban lupa, namun pelaku mengambil tas tersebut.

Saat ini pelaku E, lanjut Hartono masih dalam proses penyelidikan anggota penyidik unit Reskrim.

"Pelaku sudah mendekam di Rutan Polsek Pancoran Mas untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tuturnya.

Baca Juga: Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Kelapa Gading Berhasil Ditangkap

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas, Iptu Hadirat mengatakan setelah berhasil mencuri tas milik korban yang ketinggalan dalam gerbong kereta, pelaku menjual barang korban, sementara uang asing ditukar ke rupiah dan dibawa ke kampung halaman.


Berita Terkait


News Update