Absen di Final Four, Bandung bjb Tandamata Ingin Ciptakan Kenangan Manis di Laga Terakhir

Jumat 20 Feb 2026, 16:46 WIB
Bandung bjb Tandamata target musim ini dengan kemenangan di laga terakhir. (Sumber: Istimewa)

Bandung bjb Tandamata target musim ini dengan kemenangan di laga terakhir. (Sumber: Istimewa)

SENTUL, POSKOTA.CO.ID - Bandung bjb Tandamata kembali harus menunda usaha lolos ke final four kompetisi bolavoli tertinggi di Tanah Air, Proliga. Hal itu dipastikan setelah terjadi  Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan menyerah 1-3 (12-25, 16-25, 25-20,17-25) dari Jakarta Popsivo Polwan (JPP) pada pertandingan pembuka Seri Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 19 Februari 2026 malam WIB.

Pasalnya, dengan satu pertandingan tersisa di babak reguler, tim besutan Risco Herlambang Matulessy itu sudah dipastikan tidak akan beranjak ke posisi empat teratas. Dengan 12 poin dari 11 pertandingan yang sudah dilakoni, Bandung bjb Tandamata masih berada di urutan keenam, terpaut empat angka dari Jakarta Livin' Mandiri (JLM) yang turun ke posisi kelima. Posisi JLM disalip JPP yang naik ke urutan empat dengan 17 poin.

Namun JLM masih punya dua laga sisa. Selain melawan Bandung bjb Tandamata, Minggu, 22 Februari 2026, 20.30 WIB, JLM juga bentrok dengan Jakarta Electric PLN Mandiri (JEP), Minggu 1 Maret 2026, 20.30 WIB mendatang. Sedangkan JPP hanya punya satu laga sisa, yakni melawan Medan Falcons, Jumat, 27 Februari 2026, 20.20 WIB. Artinya, mereka yang bersaing memperebutkan dua tiket final four tersisa, praktis hanya JPP, JLM, dan JEP yang ada di urutan ketiga dengan 18 poin dari 10 laga.

"Sejujurnya, dari empat tim yang memperebutkan dua tiket final four tersisa, kami paling kecil peluangnya. Jadi setiap pertandingan, anak-anak sangat tertekan. Apalagi tim ini didominasi para pemain muda. Padahal saya selalu bilang ke anak-anak 'main saja, gak usah terlalu tertekan. Ingat-ingat saja perjalanan kita yang bagus-bagusnya," kata Risco usai laga di GOR Chandradimuka, padepokan voli Jenderal Polisi Kunarto.

Baca Juga: Hadapi GPP, Bandung bjb Tandamata Siap Maksimalkan Modal Positif

Bagi Bandung bjb Tandamata, ini musim ketiga mereka absen di final four secara berturut-turut sejak juara Proliga 2023. Sebelum itu, Bandung bjb Tandamata selalu lolos ke final four bahkan dua kali mengakhiri kompetisi sebagai juara secara beruntun. Selain tekanan harus menang, menurut Risco, ada beberapa kendala yang membuat tim asuhannya tampil di bawah performa. Selain kondisi prima hingga rotasi pemain asing yang membuat para pemain muda sulit menyesuaikan.

"Karena itulah perjalanan kami di awal-awal kompetisi cukup bagus. kami bahkan bisa kalahkan Jakarta Pertamina Enduro dan nyaris menang lawan PLN. Tapi setelah di Medan, komposisi pemain kita mulai timpang karena ada beberapa pemain yang alami sakit. Terus pemain asing mulai menurun secara performa. Sementara performa pemain asing tim lain, justru meningkat. Tapi walau bagaimanapun itu menjadi tanggung jawab saya sebagai pelatih. Baik buruknya sebuah tim, tentu pelatih yang bertanggung jawab," siap Risco.

Bagi Risco, absennya Bandung bjb Tandamata di babak final four musim ini, turut memperpanjang prestasinya dengan membuat tiga tim berbeda absen di babak empat besar itu secara berturut-turut. Sebelumnya, Gresik Petrokimia yang ditukangi Risco, absen di final four Proliga 2024. Setahun berselang ada Jakarta Livin Mandiri, dimana saat itu Risco menjadi asisten pelatih. Musim ini, giliran Bandung bjb Tandamata.

"Saya harap ini bisa menjadi pelajaran. Meskipun final four bagi kami kini sudah tertutup. Tapi kami masih punya satu pertandingan tersisa, melawan Livin'. Saya harap kita bisa menutupnya dengan kenangan yang manis," harap Risco.

Baca Juga: Bandung bjb Tandamata Siap Tampil Frontal dalam Aroma ‘Perang Mental’ di Seri Bojonegoro yang Krusial

Tampil dengan kekuatan penuh lewat komposisi Giulia Angelina, Madeline Giullen, Maradanti 'Rara' Namira Tegariana/Dinda P. Ivoliana, Calista Maya, Fitriyani Nurjanah, dan Shintia 'Shin-Shin' Alliva Mauludina, Bandung bjb Tandamata sejatinya mampu mengimbangi permainan JPP di awal set pembuka hingga skor 4-4.

Namun lima poin beruntun yang diraih JPP membuat mereka melesat meninggalkan Bandung bjb Tandamata, 10-4. Laju tim asuhan Darko Dobriskov itu tak berhenti sampai di situ. JPP terus melesat hingga membuat mereka unggul semakin jauh dan dengan mudah menutup set pembuka dengan kemenangan  25-12, skor 1-0. 

Pada set kedua, Bandung bjb Tandamata berusaha membalas. Namun permainan cepat yang diperagakan JPP seperti pada set pembuka, belum juga mampu dibendung, Cindy Tiara Berliyan dan kolega. Walhasil, JPP melaju mulus Ingga 11-5. Bandung bjb Tandamata berusaha bangkit untuk mengejar. Namun lagi-lagi permainan cepat JPP masih sulit diatasi Bandung bjb Tandamata.

Namun hingga JPP unggul 23-15, Bandung bjb tetap memiliki tampil ngotot untuk terus mengejar ketertinggalan. Sayang, serve yang error dari Tiara Ratna A. Sanger, membuat JPP akhirnya bisa menggandakan keunggulan 2-0 setelah menutup set kedua 25-16. 

Baca Juga: Menyerah Dari GPP, Bandung bjb Tandamata Harapkan Keajaiban di Sentul

Dengan hasil itu, JPP kini hanya butuh satu set kemenangan lagi untuk memastikan kemenangan tiga poin di pertandingan kali ini. Permainan cepat pun kembali diperagakan anak-anak asuh Darko. Namun permainan cepat JPP itu akhirnya sudah mulai bisa diatasi Cindy dan kawan-kawan.

Perlahan tapi pasti, Bandung bjb Tandamata akhirnya bisa memperpendek jarak 13-15. Bandung bjb Tandamata bahkan bisa menyamakan skor 16-16, hingga berbalik unggul 19-16. Situasi itu pun tidak disia-siakan anak-anak asuh Risco untuk mengubah skor menjadi 1-2. Itu setelah mereka bisa menyudahi set ketiga dengan kemenangan 25-20.

Pada set keempat, Bandung bjb Tandamata yang mulai percaya diri, terus berusaha menemukan permainan terbaiknya. Namun hingga skor 11-5 untuk keunggulan JPP, usaha itu tak kunjung tiba. Sebaliknya, JPP justru kian leluasa untuk terus menambang poin secara beruntun.

Sementara Bandung bjb Tandamata hanya bisa mengais satu demi satu poin yang membuat laju JPP semakin tak terkejar. Sampai akhirnya, JPP semakin berada di atas angin saat mereka unggul 24-15. Sebuah spike dari Chelsa Berliana akhirnya bisa menyudahi set keempat 25-17, sekaligus memastikan kemenangan JPP 3-1. Darko selaku Kepala Pelatih JPP, mengaku puas.

"Saya puas dengan perjuangan para pemain secara keseluruhan. Tapi inilah bolavoli. Saat kamu melakukan kesalahan, tim lawan akan dengan cepat menghukumnya dan itu terjadi pada kami pada set ketiga. Tapi para pemain dengan semangat untuk menang, bisa menyelesaikan pertandingan ini dengan tiga poin. Selanjutnya kami ingin kemenangan ini berlanjut di pertandingan berikutnya (melawan Falcons)," harap pelatih asal Serbia tersebut.


Berita Terkait


News Update