Jadwal Salat Tarawih Pertama Ramadhan 2026 Kapan? Ini Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU Lengkap dengan Niat Beserta Jumlah Rakaat

Minggu 15 Feb 2026, 20:44 WIB
Umat Muslim melaksanakan shalat tarawih pertama Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Umat Muslim melaksanakan shalat tarawih pertama Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

POSKOTA.CO.ID - Penetapan jadwal salat Tarawih pertama Ramadhan 2026 menjadi perhatian umat Islam di Indonesia menjelang datangnya bulan suci.

Pasalnya, waktu pelaksanaan Tarawih sangat erat kaitannya dengan penentuan awal 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang dapat berbeda-beda antara organisasi keagamaan dan pemerintah.

Salat Tarawih sendiri merupakan ibadah sunnah yang dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadhan.

Karena dilaksanakan pada malam sebelum hari pertama puasa, maka jadwal Tarawih akan mengikuti kapan 1 Ramadhan ditetapkan.

Jika awal puasa jatuh pada hari tertentu, maka Tarawih dimulai pada malam sebelumnya, tepat setelah salat Isya.

Lantas, kapan tempatnya salat Tarawih Ramadhan 2026 dilaksanakan? Berikut penjelasan selengkapnya versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik untuk Ziarah Kubur Sebelum Puasa Ramadhan 2026? Ini Penjelasannya

Jadwal Salat Tarawih Pertama Ramadhan 2026

Berikut adalah jadwal salat Tarawih pertama Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU.

1. Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan awal Ramadhan 1447 H melalui metode hisab hakiki wujudul hilal.

Berdasarkan perhitungan tersebut, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan mulai melaksanakan salat Tarawih pertama pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Usai Tarawih, umat Islam di lingkungan Muhammadiyah akan melaksanakan sahur pada dini hari Rabu dan mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan pada hari yang sama.

Penetapan lebih awal ini merupakan praktik yang sudah lazim dilakukan Muhammadiyah setiap tahunnya sebagai bentuk konsistensi metode hisab yang mereka gunakan.

2. Pemerintah

Berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah belum menetapkan secara resmi awal Ramadhan 1447 H.

Pemerintah melalui Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat awal Ramadhan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026, sejak sore hari.

Sidang isbat diawali dengan pemaparan data astronomi mengenai posisi hilal, kemudian dilanjutkan dengan musyawarah bersama para ahli falak, perwakilan ormas Islam, dan instansi terkait.

Hasil sidang ini nantinya akan diumumkan secara resmi kepada publik, biasanya oleh Menteri Agama sekitar pukul 19.00 WIB.

Apabila pemerintah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, maka salat Tarawih pertama versi pemerintah dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Namun, jika hasil sidang isbat memutuskan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, maka Tarawih pertama akan digelar pada Rabu malam, 18 Februari 2026.

3. Nahdlatul Ulama

Sementara itu, warga Nahdlatul Ulama (NU) juga belum menetapkan awal Ramadhan 2026.

NU menggunakan metode rukyatul hilal yang didukung oleh data hisab sebagai pedoman penentuan awal bulan Hijriah.

NU akan melaksanakan rukyatul hilal di berbagai titik pengamatan yang telah ditetapkan di seluruh Indonesia.

Posisi hilal pada akhir bulan Syaban 1447 H menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah bulan baru sudah memenuhi kriteria imkanur rukyah.

Jika hilal berhasil teramati dan memenuhi kriteria, maka 1 Ramadhan akan ditetapkan pada keesokan harinya.

Keputusan final akan diumumkan setelah seluruh laporan rukyat dikaji oleh Lembaga Falakiyah NU.

Dengan demikian, jadwal salat Tarawih pertama bagi warga NU akan mengikuti hasil resmi tersebut.

Apabila 1 Ramadhan ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026, maka Tarawih pertama dilaksanakan Selasa malam, 17 Februari 2026.

Namun jika Ramadhan baru dimulai Kamis, 19 Februari 2026, maka Tarawih pertama digelar Rabu malam, 18 Februari 2026.

Baca Juga: Viral Sosok Ayah Bigmo Jannah Terjerat Kasus Korupsi: Siapa Muhammad Nasihan dan Apa Pekerjaannya?

Niat Salat Tarawih dan Jumlah Rakaat

Salat Tarawih merupakan sunnah muakkad yang sangat dianjurkan dan dikerjakan secara berjamaah maupun sendiri selama bulan Ramadhan.

Doa niat salat Tarawih berjamaah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Lafal Latin: Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'aalaa)

Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.

Doa niat salat Tarawih sendiri:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Lafal Latin: Usholli sunnatattarowihi rok'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala)

Artinya: Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Doa niat salat Tarawih sebagai Imam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Lafal Latin: Ushollii sunnatat-taraawiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'alaa.

Artinya: Aku niat sholat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala.

Jumlah Rakaat Salat Tarawih

Di Indonesia, terdapat dua praktik jumlah rakaat Tarawih yang umum dijalankan oleh masyarakat.

11 rakaat (8 rakaat Tarawih + 3 rakaat Witir)

23 rakaat (20 rakaat Tarawih + 3 rakaat Witir)

Kedua jumlah rakaat tersebut sama-sama memiliki landasan syariat dan sah untuk diamalkan sesuai dengan keyakinan dan tradisi masing-masing umat Islam.


Berita Terkait


News Update