Pemprov DKI Jakarta Siapkan Mulok Betawi Masuk Kurikulum Sekolah

Minggu 15 Feb 2026, 20:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB), Fauzi Bowo alias Foke di Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB), Fauzi Bowo alias Foke di Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Februari 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan kaum Betawi bekerja sama untuk menyusun kembali pendidikan muatan lokal (mulok) Betawi ke dalam kurikulum sekolah. 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa selama ini pendidikan di Jakarta belum sepenuhnya adil, karena belum memberikan ruang khusus bagi siswa untuk mengenal budaya asli daerahnya sendiri. 

"Sebenarnya enggak adil kalau kemudian kita di Jakarta tidak ada pendidikan muatan lokal Betawi," ucap Pramono di Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 15 Februari 2026.

Atas dasar itu, Pramono meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mempersiapkan kurikulum tersebut. 

Baca Juga: Sambut HUT DKI Jakarta, Gubernur Pramono Siap Gelar MTQ dan Haul Ulama Betawi

Nantinya, Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan kaum Betawi dalam menyusun kembali pembelajaran itu. 

"Dan untuk itu saya akan meminta kepada Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan itu, dan nanti tentunya bersama-sama dengan Kaum Betawi untuk mempersiapkan supaya orang mengenal tentang apa yang ada di Betawi ini, di Jakarta ini," ujar Pramono. 

Menurut dia, pendidikan mulok Betawi ini penting bagi para siswa, guna mengenal budaya lokal secara mendalam. 

"Jadi pembelajaran budaya-budaya lokal, termasuk tentunya Betawi ini, menjadi penting dalam pendidikan anak-anak didik kita. Sehingga pendidikan muatan lokal itu akan kita lakukan. Dan itu menjadi hal yang sangat positif saya yakin," kata Pramono. 

Baca Juga: Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Musyawarah Kaum Betawi (MKB) sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke mengatakan, konsep muatan lokal Betawi sebenarnya telah lama dirancang oleh Lembaga Kebudayaan Betawi bersama Dinas Pendidikan.


Berita Terkait


News Update