POSKOTA.CO.ID - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus menjadi salah satu sumber pembiayaan paling diminati oleh pelaku UMKM di Indonesia.
Memasuki tahun 2026, KUR BRI kembali hadir dengan skema yang lebih adaptif dan tetap berfokus pada pemberdayaan usaha kecil agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Berikut ini adalah informasi lengkap tentang pilihan plafon, simulasi angsuran, keunggulan program KUR BRI 2026, serta tips agar pengajuan Anda lebih mudah disetujui.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Drastis, Simak Daftar Harga Terbarunya Jumat 13 Februari 2026
Simulasi Angsuran KUR BRI 2026
Berikut rangkuman simulasi angsuran berdasarkan plafon dan tenor yang umum digunakan pelaku UMKM. Angka berikut disusun berdasarkan estimasi cicilan flat untuk memudahkan perencanaan keuangan.
1. Plafon Rp10.000.000
- Tenor 12 bulan: ± Rp916.667 per bulan
- Tenor 24 bulan: ± Rp458.333 per bulan
- Tenor 36 bulan: ± Rp327.778 per bulan
2. Plafon Rp50.000.000
- Tenor 24 bulan: ± Rp2.291.667 per bulan
- Tenor 36 bulan: ± Rp1.527.778 per bulan
- Tenor 60 bulan: ± Rp916.667 per bulan
3. Plafon Rp100.000.000
- Tenor 36 bulan: ± Rp3.055.556 per bulan
- Tenor 60 bulan: ± Rp1.833.333 per bulan
4. Plafon Rp500.000.000
- Tenor 36 bulan: ± Rp15.277.778 per bulan
- Tenor 60 bulan: ± Rp13.333.333 per bulan
Simulasi ini dapat digunakan sebagai acuan awal untuk menilai kemampuan membayar sebelum mengajukan permohonan KUR.
Keunggulan KUR BRI 2026
Program KUR tahun 2026 masih mempertahankan sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan utama pelaku UMKM di seluruh Indonesia:
1. Pilihan Plafon yang Luas
BRI menyediakan ragam plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta untuk skala mikro hingga Rp500 juta untuk kategori ritel. Keberagaman plafon ini memungkinkan pelaku usaha memilih nilai pembiayaan yang sesuai kebutuhan operasional maupun ekspansi.
2. Tenor Pelunasan yang Fleksibel
Tenor dimulai dari 12, 18, 24, 36, 48, hingga 60 bulan. Opsi ini memudahkan peminjam menyesuaikan angsuran bulanan dengan arus kas usaha sehingga risiko gagal bayar dapat ditekan.
3. Angsuran Lebih Terjangkau
Berdasarkan simulasi, cicilan untuk plafon Rp10 juta dengan tenor 36 bulan hanya sekitar Rp327.778 per bulan. Sementara itu, untuk plafon maksimal Rp500 juta dengan tenor 60 bulan, cicilannya berada di kisaran Rp13.333.333 per bulan.
Besarnya angsuran yang terukur menjadi alasan kuat mengapa KUR tetap menjadi pembiayaan yang digemari pelaku UMKM.
4. Proses Pengajuan Relatif Cepat
Dengan persyaratan sederhana, terutama bagi usaha yang telah berjalan minimal enam bulan, proses verifikasi dan pencairan dana dapat berlangsung dalam waktu singkat. Hal ini sangat membantu pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal secara cepat dan aman.
Tips Agar Pengajuan KUR Anda Mudah Disetujui
Agar peluang persetujuan meningkat, beberapa langkah strategis berikut dapat Anda terapkan:
1. Pastikan Usaha Telah Berjalan ≥ 6 Bulan
BRI memprioritaskan usaha yang memiliki aktivitas operasional aktif dan stabil. Durasi usaha menjadi salah satu indikator keyakinan bank terhadap kelayakan bisnis Anda.
2. Kelola Administrasi Usaha Secara Rapi
Dokumen seperti catatan keuangan, transaksi penjualan, laporan stok, dan bukti operasional akan memperkuat penilaian bank.
3. Tentukan Plafon Berdasarkan Kapasitas Angsuran
Gunakan tabel simulasi untuk memprediksi beban bulanan Anda. Jika arus kas usaha tidak stabil, pilih tenor lebih panjang untuk meringankan angsuran.
4. Periksa Riwayat Kredit (SLIK)
Pastikan tidak ada tunggakan atau catatan bermasalah yang dapat menghambat proses persetujuan.
5. Siapkan Jaminan Tambahan Jika Dibutuhkan
Meski KUR mikro tidak selalu mensyaratkan agunan tambahan, tetapi dokumen pendukung seperti sertifikat usaha atau aset lainnya dapat memperkuat credibility Anda.
KUR BRI 2026 tetap menjadi solusi pembiayaan yang relevan, terpercaya, dan ramah untuk pelaku UMKM. Dengan pilihan plafon luas, tenor fleksibel, serta angsuran yang terjangkau, KUR dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan usaha Anda di tahun mendatang. Mengelola administrasi dengan baik dan memilih plafon sesuai kemampuan akan membantu meningkatkan peluang memperoleh pinjaman.
Program ini bukan hanya menyediakan dana, tetapi juga menghadirkan harapan bagi UMKM untuk terus melaju dan berkontribusi pada perekonomian nasional.
