BRI menyediakan ragam plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta untuk skala mikro hingga Rp500 juta untuk kategori ritel. Keberagaman plafon ini memungkinkan pelaku usaha memilih nilai pembiayaan yang sesuai kebutuhan operasional maupun ekspansi.
2. Tenor Pelunasan yang Fleksibel
Tenor dimulai dari 12, 18, 24, 36, 48, hingga 60 bulan. Opsi ini memudahkan peminjam menyesuaikan angsuran bulanan dengan arus kas usaha sehingga risiko gagal bayar dapat ditekan.
3. Angsuran Lebih Terjangkau
Berdasarkan simulasi, cicilan untuk plafon Rp10 juta dengan tenor 36 bulan hanya sekitar Rp327.778 per bulan. Sementara itu, untuk plafon maksimal Rp500 juta dengan tenor 60 bulan, cicilannya berada di kisaran Rp13.333.333 per bulan.
Besarnya angsuran yang terukur menjadi alasan kuat mengapa KUR tetap menjadi pembiayaan yang digemari pelaku UMKM.
4. Proses Pengajuan Relatif Cepat
Dengan persyaratan sederhana, terutama bagi usaha yang telah berjalan minimal enam bulan, proses verifikasi dan pencairan dana dapat berlangsung dalam waktu singkat. Hal ini sangat membantu pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal secara cepat dan aman.
Tips Agar Pengajuan KUR Anda Mudah Disetujui
Agar peluang persetujuan meningkat, beberapa langkah strategis berikut dapat Anda terapkan:
1. Pastikan Usaha Telah Berjalan ≥ 6 Bulan
BRI memprioritaskan usaha yang memiliki aktivitas operasional aktif dan stabil. Durasi usaha menjadi salah satu indikator keyakinan bank terhadap kelayakan bisnis Anda.
2. Kelola Administrasi Usaha Secara Rapi
Dokumen seperti catatan keuangan, transaksi penjualan, laporan stok, dan bukti operasional akan memperkuat penilaian bank.
3. Tentukan Plafon Berdasarkan Kapasitas Angsuran
