DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Menjelang Imlek serta Ramadhan, harga bahan pokok melonjak naik di pasar tradisional yang ada di Depok, Jawa Barat.
Berdasarkan pantauan Poskota di Pasar Reni Jaya Lama, pedagang yang menjual bahan pokok seperti daging ayam, sapi, telur ayam, kacang-kacangan, hingga cabe rawit merah semua mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Pedagang sembako, Syarif Udin, 64 tahun menyebutkan harga bahan pokok mengalami kenaikan karena mendekati Imlek, Ramadhan serta lebaran Idulfitri.
“Hampir semua mengalami kenaikan, misal untuk beras premium Pandan Wangi perkarung ukuran 50 kg naik kisaran Rp10 ribu hingga Rp 20 ribuan. Untuk jual Harga Eceran Tertinggi (HET) seliter diharga Rp13 ribu sebelumnya Rp12 ribu naik menjadi seribu," ujar Udin kepada Poskota pada Jumat, 13 Februari 2026.
Baca Juga: Walikota Cimahi Sidak Pasar Jelang Nataru, Harga Bahan Pokok Masih Aman
Selain itu Udin menyebutkan harga telur ayam negeri sekarang sudah Rp45 ribu yang sebelumnya Rp32 ribu. Kemudian minyak goreng curah yang mengalami kenaikan Rp1.000 hingga Rp3.000.
“Minyak goreng curah per liter Rp22 ribu, minyak kita Rp19 ribu, telur Rp32 ribu bahkan harga daging sapi Rp180 per kilo,” kata Udin.
Kenaikan Sejak MBG
Udin mengatakan jika kenaikan harga sembako ini dimulai sejak adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dampak dari MBG ini terlihat dari kenaikan harga sayuran dan terjadi sedikit demi sedikit.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Nataru, Pemkot Depok Gelar Pasar Murah
"Kenaikan harga sembako mulai terjadi sedikit demi sedikit. Tidak hanya sembako yang naik, sayuran seperti kangkung seikat biasa dapat Rp 2.500, sekarang naik dua kali lipat Rp 5.000 sd Rp. 6.000 seikatnya," tuturnya.
