Identitas Penembak Pilot dan Kopilot Smart Air di Papua Diketahui, Kapolri: Pengejaran Dilakukan

Jumat 13 Feb 2026, 15:59 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat doorstop bersama awak media di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. (Sumber: Poskota/ Pandi Ramedhan)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat doorstop bersama awak media di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. (Sumber: Poskota/ Pandi Ramedhan)

POSKOTA.CO.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan anggota untuk menangkap kelompok bersenjata yang menembak pilot dan kopilot pesawat Smart Air setelah mendarat di Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Instruksi itu disampaikan Kapolri usai peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat.

Kepada wartawan, Kapolri menginstruksikan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang menembak pilot dan kopilit Smart Air yang identitasnya disebut sudah diketahui.

"Untuk melakukan pengejaran, pendalaman, karena identitasnya kita juga sudah memiliki gambaran. Sehingga kemudian bagaimana menuntaskan," kata Listyo kepada wartawan, Jumat, 13 Februari 2026.

Baca Juga: TNI Berduka Pilot Fajar Gugur dalam Kecelakaan Pesawat di Ciampea Bogor

Listyo tidak berbicara banyak saat ditanya terkait kasus penembakan pilot dan kopilot itu, ia hanya menyebut telah memerintahkan anak buah untuk memastikan situasi aman dan kondusif.

"Tentunya kami minta kepada seluruh personil polri yang terlibat di dalam satgas maupun yang ada di wilayah memastikan sehingga masyarakat merasa tenang dan selamat," kata Listyo.

Diketahui, kelompok bersenjata pada Rabu, 11 Februari 2026, menembak pesawat Smart Air sesaat setelah pesawat mendarat di Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.


Berita Terkait


News Update