JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jagat media sosial digegerkan oleh rekaman CCTV yang menampilkan aksi kekerasan terhadap seorang siswa sekolah pelayaran di Jakarta.
Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Cempaka Putih Barat pada Jumat, 6 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.
Dalam video yang beredar, tiga remaja yang mengenakan seragam SMA tampak berboncengan menggunakan sepeda motor matik tanpa helm.
Salah satu dari mereka terlihat mempersiapkan botol plastik yang diduga berisi cairan berbahaya.
Baca Juga: Link Video Cukur Kumis Versi Bersuara Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
Saat berpapasan dengan korban yang juga tengah mengendarai motor bersama rekannya, para pelaku mendekat. Ketika posisi kendaraan sejajar, cairan tersebut langsung disiramkan ke arah wajah siswa pelayaran.
Korban Alami Luka pada Bagian Mata

Usai kejadian, korban tampak mengalami luka terutama di area mata.
Rekaman itu turut memperlihatkan kepanikan setelah penyiraman terjadi.
Informasi yang beredar menyebutkan para siswa pelayaran tersebut tidak mengenal para pelaku.
Setelah menjalankan aksinya, tiga remaja pengendara motor Honda Beat bernomor polisi B 6143 PWK langsung melarikan diri.
Viral di Media Sosial, Tuai Kemarahan Publik
Video insiden ini pertama kali ramai setelah diunggah akun Instagram @folks.fyi pada Minggu, 8 Februari 2026.
Tayangan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu gelombang kecaman dari warganet. Banyak yang menilai tindakan itu sangat kejam dan tidak mencerminkan perilaku pelajar.
"Astaghfirullah tolong untuk bahan kimia yg berbahaya pembeliannya harus diketatkan kasian korbannya ya Allah kalo di salahgunakan begini, mereka anak yang di banggakan orang tua untuk masa depannya yang lebih baik," komen @vin***
"Astaghfirullah, anak sekolah ke kelakuannya kayak Preman, miris banget, siram balik ke matanya dia harusnya supaya dia juga tau bagaimana rasanya di siram air keras," ketik @enn***
Baca Juga: Link Video Viral Cukur Kumis Bikin Heboh, Benarkah Ada Versi Full hingga Puluhan Menit? Ini Faktanya
Sejumlah komentar juga meminta aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal kepada pelaku.
"Sampai gak ketangkep,dan kalau sampai bilang masih di bawah umur kebangetan sihh, jelas2 ini tindak kejahatan," tulis @maw***
Ada pula warganet yang menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi bahan kimia berbahaya agar tidak mudah disalahgunakan.
"Heran banget kok bisa ya masih di jual bebas, gaada kah aturan ketat terkait ini? Jadi semakin marak belakangan ini," cuit @fik***
Kasus Dilaporkan ke Polisi
Pihak korban telah melaporkan peristiwa ini ke Polsek Cempaka Putih.
Aparat kini disebut tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi serta memburu para pelaku.
Publik berharap proses hukum berjalan adil sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang, terlebih melibatkan generasi muda yang seharusnya mendapat perlindungan dan pembinaan.
