Harga Sembako di Lebak Alami Kenaikan Jelang Ramadan, Masyarakat Berharap Kembali Stabil

Senin 09 Feb 2026, 16:27 WIB
Ilustrasi harga bahan pokok jelang Ramadan. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Ilustrasi harga bahan pokok jelang Ramadan. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID  - Menjelang bulan suci Ramadan, harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Lebak, mengalami kenaikan yang cukup signifikan. 

Berdasarkan pantauan Poskota di Pasar Rangkasbitung, Lebak, komoditas yang paling terdampak antara lain adalah telur ayam, gula, minyak goreng curah, hingga minyak goreng kemasan berbagai merek, termasuk MinyaKita.

Bahkan menurut para pedagang, kenaikan harga tersebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat dan menurunkan omzet pedagang hingga 40-45 persen.

Salah seorang pedagang sembako, Yubi usia 53 tahun mengungkapkan, kenaikan harga mulai terjadi sejak sekitar empat hari terakhir.

Baca Juga: Ada Demo di Jakarta Pusat Hari Ini, Pengendara Diimbau Hindari Ruas Jalan M.H Thamrin dan Gambir

Ia menyebut, harga telur ayam yang sebelumnya Rp28.000 per kilogram kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram. 

Selain itu lanjut dia, harga minyak goreng curah naik dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per liter.

"Kalau minyak goreng kemasan semua merek naik. MinyaKita sekarang sudah tidak sesuai HET, dijual Rp19.000 per liter, sama dengan minyak kemasan lainnya," kata Yubi kepada Poskota Senin, 9 Februari 2026.

Ia mengaku, bahwa akibat kenaikan harga tersebut membuat pembeli semakin berkurang. Sehingga, omzet penjualan menurun sebesar 40 hingga 50 persen.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Pelecehan oleh Owner Thanksinsomnia Viral di X, Fakta Apa yang Terungkap? Begini Pengakuan Korban

"Sekarang sepi. Omzet turun sampai sekitar 45 persen. Harapannya harga bisa stabil lagi, supaya pasar ramai," ucapnya.


Berita Terkait


News Update