Cara Ubah Limit GoPaylater Jadi Uang Tunai, Apakah Aman atau Berisiko?

Senin 09 Feb 2026, 14:14 WIB
Ilustrasi. Ubah limit GoPaylater jadi uang tunai (Sumber: Gopay)

Ilustrasi. Ubah limit GoPaylater jadi uang tunai (Sumber: Gopay)

POSKOTA.CO.ID - Layanan Buy Now Pay Later (BNPL) seperti GoPaylater semakin populer di Indonesia. Seiring meningkatnya pemakai, muncul pertanyaan yang terus berulang: apakah limit GoPaylater bisa dicairkan menjadi uang tunai ke rekening atau dompet digital lain?

Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak. Secara resmi, GoPaylater memang bukan produk pinjaman tunai.

Namun di lapangan, pengguna menemukan sejumlah skema alternatif untuk “memindahkan” limit tersebut. Tiap cara memiliki ongkos, risiko, dan konsekuensi hukum maupun finansial.

Berikut penjelasan lengkap agar tidak salah langkah.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Dampak Telat Bayar Shopee Paylater terhadap Skor Kredit dan Akun

Apa Itu GoPaylater dan Bagaimana Limit Diberikan?

Ilustrasi. penggunaan GoPaylater (Sumber: Generated AI)

GoPaylater merupakan fasilitas pembayaran tunda yang terhubung dengan ekosistem Gojek, GoPay, dan Tokopedia. Pengguna dapat bertransaksi sekarang dan melunasi di akhir periode atau melalui cicilan.

Per 2026, layanan ini dioperasikan oleh PT Multifinance Anak Bangsa (PT MAB) dan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Besaran limit berbeda tiap pengguna, tergantung profil risiko dan riwayat transaksi. Ada limit permanen, limit tambahan sementara, hingga limit khusus QRIS.

Semua tagihan tetap jatuh tempo di tanggal yang sama.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Paylater Bisa Membuat Kamu Miskin Perlahan

Apakah GoPaylater Bisa Dicairkan Langsung?

Secara fitur resmi di aplikasi, tidak bisa.

GoPaylater dirancang untuk membayar barang atau jasa di merchant mitra.

Informasi yang menyebut dana dapat ditarik instan ke rekening tanpa proses hanyalah interpretasi dari praktik tidak resmi yang memanfaatkan celah sistem pembayaran.

Kenapa Tidak Ada Fitur Tarik Tunai?

Regulasi BNPL memang menekankan transaksi nontunai. Skema paylater ditujukan untuk pembelian, bukan pencairan dana segar.

Penyelenggara juga wajib menerapkan prinsip kehati-hatian serta perlindungan konsumen.

Karena itu, opsi withdraw langsung memang tidak tersedia.

Baca Juga: Galbay di GoPayLater dan GoPay Pinjam Apakah Aman? Ini Risiko Tersembunyi Meski Tanpa DC Lapangan

Cara Mencairkan Limit GoPaylater ke Rekening dan E-Wallet Terbaru 2026

Meski tidak ada menu resmi, beberapa metode berikut sering dipakai pengguna.

  1. Lewat Aplikasi Perantara (Transfer ke Bank)

Beberapa platform pembiayaan menyediakan fitur transfer ke rekening yang dapat dibayar memakai GoPay atau GoPaylater.

Alurnya biasanya:

  • masukkan nomor rekening,
  • pilih pembayaran via GoPay,
  • lalu ubah metode menjadi GoPaylater saat checkout.

Kelebihannya cepat, biaya relatif rendah. Kekurangannya, bergantung kebijakan platform dan bisa berubah sewaktu-waktu.

  1. Menggunakan QRIS Usaha Sendiri

Sebagian pengguna membuat QRIS merchant, lalu melakukan pembayaran ke QR tersebut memakai GoPaylater.

Dana biasanya masuk setelah proses kliring (umumnya 1×24 jam). Ada potongan MDR sekitar 0,3 persen.

Baca Juga: Perbandingan Bunga Kredivo dan Shopee Paylater, Mana yang Lebih Ringan?

Metode ini cukup populer karena biayanya kecil, tetapi tetap perlu akun usaha dan verifikasi.

  1. Melalui Marketplace

Caranya dengan membeli produk digital atau voucher tertentu dari seller yang bersedia membantu mencairkan dana. Setelah transaksi selesai, penjual mentransfer uang ke rekening pembeli.

Risikonya ada pada kepercayaan ke seller serta perubahan aturan marketplace.

  1. Konversi ke E-Wallet Lain

Tidak bisa langsung. Umumnya limit diubah dulu menjadi dana di rekening bank, baru dari situ dilakukan top-up ke DANA, OVO, atau ShopeePay.

Ada juga metode voucher, tetapi stok dan metode pembayarannya tidak selalu tersedia.

Perbandingan Singkat Metode

Secara umum:

  • Perantara transfer -> cepat, biaya ringan, relatif aman.
  • QRIS -> paling murah, tapi menunggu kliring.
  • Marketplace -> fleksibel, namun risiko lebih tinggi.
  • Gestun pihak ketiga -> praktis tapi sangat berbahaya karena bisa berujung blokir akun.

Risiko yang Wajib Dipahami

Inilah bagian yang sering diabaikan.

Bunga dan Biaya

Jika memakai cicilan, bunga berjalan setiap bulan. Selain itu ada biaya layanan rutin. Semakin lama tenor, semakin besar total pembayaran.

Pengaruh ke SLIK OJK

Riwayat GoPaylater tercatat di sistem kredit nasional. Telat bayar dapat menyulitkan pengajuan KPR, kartu kredit, atau pinjaman lain di masa depan.

Potensi Pelanggaran Ketentuan

Penggunaan jasa gestun ilegal dapat dianggap melanggar syarat layanan dan berisiko pembekuan permanen.

Tips Jika Tetap Ingin Mencairkan

Gunakan metode berbiaya rendah, pilih tenor paling pendek, dan pastikan cicilan masih dalam batas kemampuan bayar.

Banyak perencana keuangan menyarankan total utang konsumtif idealnya tidak melebihi 30-40 persen penghasilan bulanan.

Mencairkan limit GoPaylater memang memungkinkan lewat jalur tidak langsung, tetapi bukan tanpa konsekuensi. Ada bunga, biaya tambahan, serta dampak terhadap reputasi kredit.

Memahami seluruh risiko sebelum transaksi adalah langkah paling aman agar manfaat paylater tidak berubah menjadi beban keuangan.


Berita Terkait


News Update