Buku Mohan Hazian Ditarik dari Pasaran Usai Kasus Dugaan Pelecehan Viral, Shira Media Ungkap Alasan di Balik Keputusan

Senin 09 Feb 2026, 12:13 WIB
Penerbit buku Shira Media secara resmi memutuskan kerja sama dengan kreator konten sekaligus pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian. (Sumber: Instagram/@mohanhazian)

Penerbit buku Shira Media secara resmi memutuskan kerja sama dengan kreator konten sekaligus pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian. (Sumber: Instagram/@mohanhazian)

Mohan Hazian sendiri diketahui memiliki dua buku yang diterbitkan oleh Shira Media, ya itu Goresan Seorang Berandal (2022) dan Memulai Bisnis Kecil di Internet (2022). Kedua buku ini kini resmi ditarik dari peredaran.

Baca Juga: Link Full Video Amalia Mutya Viral Dicari Netizen di Telegram dan X, Apa Isinya? Ternyata Ini

Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual

Kasus dugaan pelecehan ini mencuat ke publik setelah diunggah melalui akun media sosial X @aarummanis pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam cuitan panjangnya, korban memaparkan kronologi dugaan pelecehan yang dialaminya secara rinci.

Korban mengungkap bahwa dugaan pelecehan bermula saat ia berada di lokasi pemotretan dan situasi berubah di luar rencana.

Dia ditinggal sendirian bersama owner berinisial M, yang belakangan disebut sebagai Mohan Hazian.

“Saya pun ditinggal sendiri bersama owner (M). Saya bingung karena saya berpikir bahwa kita semua akan makan di luar. Tetapi, saya dibawa masuk lagi ke area photoshoot. Saya bingung dan merasa curiga bertanya ‘Bukannya mau makan di luar?’,” ungkap @aarummanis seperti dikutip pada Senin, 9 Februari 2026.

Korban menuturkan, sejak saat itu situasi mulai terasa tidak aman dan membuatnya berada dalam kondisi penuh kewaspadaan.

Tindakan terduga pelaku disebut semakin agresif dan menimbulkan tekanan psikologis yang berat.

“Kemudian, Owner M semakin ganas dan jahat. Saya kemudian berpikir apabila saya melawan, Owner M akan semakin kasar kepada saya. Saya kemudian mencoba menenangkan diri dan berusaha terlihat baik kepada Owner M. Saya pada saat itu 90 persen yakin saya akan diperkosa,” tulis korban.

Meski telah berulang kali menolak, korban menyebut penolakan tersebut tidak dihiraukan. Dirinya hanya berharap bisa keluar dari lokasi dengan selamat.

“Kemudian saya tetap berusaha baik kepada owner M padahal saya takut sekali diperkosa. Saya hanya berharap bisa keluar dengan selamat. Tetapi owner M tetap tidak peduli saya yang menolak berkali-kali, dia menahan tangan saya, kemudian dia menunjukkan kelaminnya,” jelas korban.


Berita Terkait


News Update