Buku Mohan Hazian Ditarik dari Pasaran Usai Kasus Dugaan Pelecehan Viral, Shira Media Ungkap Alasan di Balik Keputusan

Senin 09 Feb 2026, 12:13 WIB
Penerbit buku Shira Media secara resmi memutuskan kerja sama dengan kreator konten sekaligus pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian. (Sumber: Instagram/@mohanhazian)

Penerbit buku Shira Media secara resmi memutuskan kerja sama dengan kreator konten sekaligus pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian. (Sumber: Instagram/@mohanhazian)

POSKOTA.CO.ID - Penerbit buku Shira Media, secara resmi memutuskan kerja sama dengan kreator konten sekaligus pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian.

Keputusan tegas ini diambil menyusul dugaan keterlibatan Mohan dalam kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang saat ini tengah viral di media sosial.

Kasus tersebut menjadi sorotan publik lantaran kronologi dugaan pelecehan yang dialami korban diungkap melalui media sosial, sehingga memunculkan gelombang reaksi luas dari netizen.

Akibatnya, reputasi Mohan Hazian kini tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital, terutama di X.

Bahkan, nama Mohan Hazian yang diduga melakukan pelecehan itu tercatat menjadi trending topik sejak Senin pagi, 9 Februari 2026.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Pelecehan oleh Owner Thanksinsomnia Viral di X, Fakta Apa yang Terungkap? Begini Pengakuan Korban

Pernyataan Resmi Shira Media

Lewat akun X (sebelumnya Twitter) @shiramediagroup, terlihat tangkapan layar berisi pernyataan resmi terkait dugaan kasus pelecehan yang melibatkan Mohan Hazian.

“Kami, Shira Media menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan sek*sual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan,” ujarnya, seperti dilansir Senin, 9 Februari 2026.

Atas kasus ini, Shira Media memutuskan seluruh kerja sama dengan Mohan, termasuk semua aktivitas penerbitan dan kerja sama di masa mendatang.

“Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Hazian. Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerjasama penerbitan di masa mendatang. Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran,” jelas Shira Media.

Sikap tegas ini mendapat perhatian luas dan dukungan dari publik, karena dinilai menegakkan prinsip etika dalam dunia penerbitan.


Berita Terkait


News Update