Waktu Qadha Sudah Lewat? Ketahui Cara Menebus Hutang Puasa dan Niat yang Dianjurkan

Minggu 08 Feb 2026, 19:51 WIB
Seorang Muslim menyiapkan diri untuk melaksanakan puasa qadha sebagai bentuk menyempurnakan ibadah Ramadan. (Sumber: Unsplash)

Seorang Muslim menyiapkan diri untuk melaksanakan puasa qadha sebagai bentuk menyempurnakan ibadah Ramadan. (Sumber: Unsplash)

Mayoritas ulama sepakat bahwa puasa qadha tetap wajib dilakukan, meskipun seseorang menundanya tanpa alasan yang dibenarkan. Keterlambatan tersebut tidak menghapus kewajiban qadha.

Dalam banyak tafsir fikih disebutkan, “Siapa yang menunda qadha tanpa uzur hingga masuk Ramadan berikutnya, maka ia wajib mengganti setelah Ramadan selesai dan dianjurkan memperbanyak istigfar.”

Namun, jika keterlambatan disebabkan uzur syar’i seperti sakit berkepanjangan atau kondisi darurat, maka tidak ada dosa bagi yang meninggalkannya. Ia tetap hanya perlu mengganti puasa setelah mampu.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Bandung, Lengkap Waktu Sahur hingga Buka Puasa

Cara Praktis Mengganti Hutang Puasa

1. Niat Sejak Malam Hari

Puasa qadha termasuk puasa wajib. Oleh karena itu, niat harus dilakukan sebelum Subuh. Niat boleh diucapkan atau cukup di dalam hati.

Contoh niat qadha:

"Aku berniat berpuasa esok hari untuk mengganti puasa Ramadan karena Allah Ta’ala."

2. Menentukan Jumlah Hari

Setiap satu hari yang ditinggalkan wajib diganti dengan satu hari puasa. Jika seseorang memiliki hutang lima hari, maka ia wajib mengqadha lima hari.

3. Tidak Wajib Berurutan

Qadha boleh dilakukan:

  • Berturut-turut
  • Terpisah
  • Sesuai jadwal pribadi

Berita Terkait


News Update