Link Video Cukur Kumis Day 2 Viral di TikTok, Cuplikan Baru Bikin Publik Makin Penasaran

Minggu 08 Feb 2026, 21:31 WIB
Ilustrasi. Link video cukur kumis day 2 viral di TikTok (Sumber: Pinterest/AngelineR270)

Ilustrasi. Link video cukur kumis day 2 viral di TikTok (Sumber: Pinterest/AngelineR270)

POSKOTA.CO.ID - Fenomena video “cukur kumis” rupanya belum juga mereda. Setelah gelombang pertama dipenuhi spekulasi, klaim versi lengkap, hingga narasi liar di berbagai platform, kini publik kembali dibuat penasaran dengan kemunculan konten yang disebut sebagai “video cukur kumis day 2.”

Sejumlah kata kunci seperti video cukur kumis asli, video cukur kumis viral, hingga cukur kumis day 2 kembali merangkak naik di pencarian.

TikTok menjadi salah satu medium utama beredarnya potongan klip yang memancing rasa ingin tahu warganet.

Dilansir dari akun TikTok @jumaroqcqlx pada Minggu, 8 Februari 2026. menampilkan 6 video yang sama persis wanita yang memperlihatkan pisau cukurnya dengan narasi "day 2 cukur kumis".

Baca Juga: Link Video Viral Cukur Kumis Bikin Heboh, Benarkah Ada Versi Full hingga Puluhan Menit? Ini Faktanya

Link Video Cukur Kumis Day 2, Ada Pisau Cukur Sungguhan

Link video cukur kumis day 2 ada pisau cukur sungguhan (Sumber: TikTok/@jumaroqcqlx)

Berbeda dari video sebelumnya yang memperlihatkan perempuan ber-hoodie di dalam kamar, versi yang diklaim sebagai day 2 menghadirkan tokoh dan latar baru.

Sosok perempuan dalam video ini tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang, hijab putih, rok span hitam di bawah lutut, masker, serta kacamata.

Lokasinya berada di kamar mandi dengan cermin dan wastafel yang terlihat jelas. Ia berdiri membelakangi cermin sambil menghadap kamera.

Setelah sempat merapikan pakaian, perempuan tersebut mengambil sebuah benda dari meja dekat cermin.

Baca Juga: Link Video Cukur Kumis Versi Bersuara Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Benda itu lalu ditunjukkan ke arah kamera. Cuplikan berhenti tepat ketika terlihat jelas bahwa barang tersebut adalah pisau cukur.

Potongan singkat inilah yang kemudian memantik tafsir baru di kalangan pengguna internet.

Kembali ke Konteks “Cukur”

Jika sebelumnya percakapan publik melebar ke berbagai spekulasi, kemunculan alat cukur dalam video terbaru dianggap seperti menarik narasi kembali ke judul awalnya.

Ada kesan bahwa konten ini ingin menegaskan makna literal dari istilah “cukur kumis”.

Sebagian pihak menilai, ini bisa saja strategi memperpanjang rasa penasaran dengan memberikan elemen baru namun tetap menggantung.

Terasa Seperti Teaser

Akhir video yang terputus tepat saat alat diperlihatkan membuat banyak orang menganggapnya sebagai pembuka.

Baca Juga: Link Full Video Amalia Mutya Viral Dicari Netizen di Telegram dan X, Apa Isinya? Ternyata Ini

Pola seperti ini umum dipakai untuk membangun ekspektasi lanjutan dan mendorong publik bertanya: apa yang terjadi setelahnya?

Rasa penasaran tersebut kemudian menjadi bahan bakar utama viralitas.

Berpotensi Jadi Modus Lama Terulang

Pola seri lanjutan seperti “day 2” dinilai sangat rawan dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.

Biasanya akan muncul klaim memiliki versi lengkap, bahkan embel-embel day 3, yang diarahkan ke tautan tidak jelas, berbayar, atau berisiko keamanan digital.

Praktik semacam ini sudah berulang kali terjadi dalam berbagai kasus konten viral sebelumnya.

Hati-hati Klik Link Sembarangan!

Melansir video konten kreator TikTok @mutiasrigianti pada Minggu, 8 Februari 2026. Dirinya menghimbau untuk berhati-hati agar tidak klik link sembarangan.

"Untuk siapapun plis hati-hati jangan pernah klik link sembarangan sekalipun itu dikirim dari nomor yang keliatannya resmi," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa pernah menjadi korban klik link dari nomor resmi namun dirinya merasa janggal karena harus klik link hingga tiga kali.

Selanjutnya ia mencari informasi ternyata memang benar adanya kasus penipuan atau phising dengan cara seperti ini.

"Ujung-ujungnya kalo kita sampai klik link itu, kita bakal diarahkan ke pinjol atau duit kita bisa raib," tambahnya.

Selain itu, dia juga melihat ada beberapa korban yang handphonenya terkena virus dan rekeningnya habis begitu saja.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya bahwa video tersebut adalah kelanjutan resmi. Bisa jadi, konten dibuat pihak berbeda yang ingin ikut memanfaatkan momentum tren.

Selain itu, publik juga diminta mengenali siklus berulang: cuplikan misterius, rasa penasaran meningkat, lalu muncul klaim link penuh yang sering kali berujung penipuan atau malware.

Menghentikan penyebaran dari sumber yang tidak jelas dianggap menjadi langkah paling efektif untuk memutus rantai eksploitasi.


Berita Terkait


News Update