Benarkah PayLater TikTok Bisa Dicairkan? Ini Fakta Sebenarnya

Minggu 08 Feb 2026, 19:38 WIB
Ilustrasi. TikTok Paylater sebagai pembayaran digital (Sumber: Generated AI)

Ilustrasi. TikTok Paylater sebagai pembayaran digital (Sumber: Generated AI)

Baca Juga: Kapan DC Lapangan Shopee PayLater Datang ke Rumah? Ini Fakta dan Cara Menghadapinya

Risikonya besar karena sepenuhnya bergantung pada kejujuran penjual. Jika uang tidak dikirim, perlindungan dari platform sering kali terbatas.

  1. Titip Beli untuk Orang Terdekat

Ini relatif paling minim risiko. Anda membelikan barang yang memang dibutuhkan teman atau keluarga, lalu mereka mengganti dengan transfer.

Tetap saja, cicilan berikut bunganya menjadi tanggung jawab pemilik akun.

Ilustrasi Hitung Cepat Untung Rugi

Misalnya limit dipakai Rp1 juta. Dengan tambahan bunga dan biaya sekitar 5 persen, total kewajiban menjadi Rp1.050.000.

Jika barang hanya laku Rp900 ribu, maka ada selisih minus Rp150 ribu. Itu belum termasuk tenaga, waktu menunggu pembeli, dan kemungkinan harga turun.

Semakin panjang tenor, biasanya beban makin besar.

Risiko yang Sering Diremehkan

Pelanggaran Aturan Platform

Aktivitas transaksi yang dianggap tidak wajar bisa memicu pembatasan fitur, bahkan penonaktifan akun.

Catatan di SLIK OJK

Riwayat pembayaran dilaporkan. Telat sedikit saja dapat memengaruhi peluang Anda mengajukan kredit rumah, kendaraan, atau kartu kredit di masa depan.

Banyak orang baru sadar ketika pengajuan pinjaman ditolak.

Jika Tetap Ingin Mencoba, Minimal Pahami Ini

Pilih barang dengan pasar kuat, jangan buka segel, pakai tenor sesingkat mungkin, dan idealnya sudah punya calon pembeli sebelum checkout.

Tanpa perhitungan matang, langkah ini lebih mirip menukar limit dengan diskon rugi.

Alternatif Resmi Mendapatkan Saldo DANA


Berita Terkait


News Update