Tak Hanya B2C, Alva Mantapkan Ekspansi Motor Listrik ke Segmen B2B

Sabtu 07 Feb 2026, 20:31 WIB
Motor listrik Alva mejeng di IIMS 2026, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Sumber: Poskota/Dimas Prassetyo)

Motor listrik Alva mejeng di IIMS 2026, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Sumber: Poskota/Dimas Prassetyo)

Langkah agresif Alva di pasar B2B juga terlihat dari kolaborasi dengan Dash Electric, startup yang fokus pada pengiriman last mile menggunakan motor listrik. Dalam kerja sama tersebut, Alva menggandeng Kalista sebagai perusahaan fleet as a service.

“Kita bekerjasama untuk menyediakan 500 unit motor N3 kepada Dash juga, jadi pemakaiannya beragam,” pungkasnya.

Ia menilai momentum ini menjadi sinyal kuat bahwa transisi ke motor listrik di segmen bisnis sudah semakin matang.

“Dengan ini kita merasa bahwa ini memang sudah waktunya nih untuk B2B juga melakukan transisi ke motor listrik karena satu dari segi elemen ESG-nya sudah pasti, kedua elemen mengenai cost savings-nya ternyata kita bisa buktikan,” ujar dia.

Optimisme Alva Menuju 2026

Meski porsi penjualan Alva masih didominasi B2C pada 2025, perusahaan melihat tren B2B akan terus tumbuh dan berpotensi menjadi kontributor signifikan ke depan.

Baca Juga: MG Ungkap Konsep Real Family Journey pada MGS5 EV

“Kalau tahun lalu memang masih banyak B2C-nya, tapi kalau kami cerita B2B, kami ceritakan customer-nya yang besar-besar,” ucap dia.

Namun, Alva belum mengungkap target persentase kontribusi B2B secara spesifik.

“Kita belum bisa share, tapi secara tim, kita itu sudah mempunyai dua tim terpisah untuk tim B2B dan juga tim B2C,” kata dia.


Berita Terkait


News Update