Tips Aman Melindungi Data Pribadi Saat Menggunakan Layanan PayLater Agar Terhindar dari Phishing

Kamis 05 Feb 2026, 19:45 WIB
Risiko paylater yang harus diketahui agar data pribadi tetap aman. (Sumber: Freepik/pch.vector)

Risiko paylater yang harus diketahui agar data pribadi tetap aman. (Sumber: Freepik/pch.vector)

Metode verifikasi 2 langkah adalah keamanan tambahan yang berfungsi melindungi akun Anda dari tindak penipuan atau penyalahgunaan atas akun yang dimiliki.

Verifikasi ini mewajibkan Anda untuk memasukkan kode unik yakni one time password (OTP) yang dikirimkan ke nomor handphone terdaftar ketika Anda masuk akun maupun melakukan transaksi.

3. Waspada Penipuan, Selalu Verifikasi Informasi dengan Pihak Resmi

Apabila Anda menerima telepon, pesan, atau email yang mencurigakan terkait layanan PayLater, segera hubungi layanan pelanggan melalui Pusat Bantuan di yang Anda gunakan untuk memverifikasi keaslian informasi tersebut.

Proteksi akun Anda dengan tidak memberikan data pribadi tanpa memastikan bahwa pihak yang menghubungi Anda adalah resmi dan terpercaya.

4. Pahami Seluruh Kontrak Penggunaan

Sebelum menggunakan paylater, pastikan Anda telah memahami secara menyeluruh kontrak penggunaan yang ditetapkan, seperti syarat dan ketentuan, kebijakan privasi, hingga perjanjian pembiayaan. Apabila Anda membutuhkan informasi maupun penjelasan lebih lanjut mengenai kontrak penggunaan, jangan ragu untuk langsung cek ke Pusat Bantuan.

Baca Juga: Cara Aman Mengubah Limit Traveloka PayLater ke DANA Tanpa VN dan Risiko Blokir

Waspada Modus Phishing PayLater

Phishing menjadi salah satu cara yang paling umum dalam dunia paylater. Para pelaku biasanya menyamar sebagai pihak resmi seperi customer service, mitra e-commerce, atau lembaga keuangan.

Terdapat beragam modus yang dilakukan yaitu seperti tautan palsu yang tampak menyerupai situs resmi paylater, pesan berisi ancaman akun diblokir, iming-iming hadiah, cashback, atau kenaikan limit mendadak

Untuk terhindar dari phishing paylater pastikan Anda selalui mengecek situs secara teliyi dan tidak mengklik tautan mencurigakan dari SMS, email, atau chat via WhatsApp.

Hal terpenting adalah tidak memberikan OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun.


Berita Terkait


News Update